Palembang, sumselupdate.com – Guna memaksimalkan tumbuhnya atlet dari potensi yang ada di daerah, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel terus melakukan upaya merangkul dan membina para atlet pemula dengan menyediakan lapangan bagi mereka.
Dengan demikian, Provinsi Sumatera Selatan juga turut melaksanakan penyaluran bantuan tersebut. Yaitu adanya satu lapangan dalam satu desa.
Demi menjalankan serta mensukseskan program, Dispora Sumsel mengadakan bimbingan teknis dan penandatangan perjanjian kerjasama terhadap pihak-pihak yang terkait, Senin (16/4/2018) di Dispora Sumsel.
Dalam rangkaian kegiatan, pembangunan lapangan sendiri bertujuan sebagai wadah semangat serta spirit kebersamaan untuk melahirkan bibit atlet-atlet muda produktifitas yang berpotensi besar.
Selain itu, kegiatan seperti ini dapat menujang perkembangan ekonomi suatu dearah.
Yusuf Wibowo selaku Kepala Dinas olahraga Sumsel mengatakan, Indonesia bisa bangkit lewat sektor olahraga.
Bukan hanya meningkatkan kualitas hidup manusia, tapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat desa.
“Bakat dan minat anak muda di olahraga itu lumayan sekali, jadi mari kita bangun Indonesia dari bagian pinggir (desa). Apalagi Sumsel memiliki kabupaten cukup banyak, hingga saat ini sekitar 525 sarana olahraga sudah dalam tahap pengerjaan dan pembangunan tinggal proses pembayarannya saja,” jelasnya usai acara berlangsung.
Lapangan yang disediakan antara lain seperti sepak bola, futsal, voli, bulutangkis dan panjat dinding. Namun detail rincian pembangunan belum dapat dijelaskan, sebab pengerjaan berlangsung tanpa target.
“Ya, kita belum bisa rincikan dimana saja, atau lapangan apa yang ada di desa atau kelurahan. Soalnya, kita masih akan menambah terus pembangunan lebih banyak lagi, maksud tanpa target harapannya sarana ini hadir sebanyak mungkin. Menteri kita, Pak Imam juga menganjurkan satu desa satu lapangan,” pungkasnya. (sbw)











