Puluhan Pegawai Pemkab PALI Terlambat Apel, Dua di Antaranya Pejabat Eselon 2

Senin, 19 Maret 2018
Puluhan pegawai Pemkab PALI yang datang terlambat apel pagi dibariskan secara terpisah oleh Satuan Polisi Pamong Praja di dekat parkiran, Senin (19/3/2018).

PALI, Sumselupdate.com – Dalam apel gabungan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten PALI, Senin (19/3/2018) pagi sekitar pukul 07.30 WIB di halaman kantor Bupati PALI, masih ada saja pegawai di lingkungan Pemkab PALI yang datang terlambat bahkan tidak ikut apel sama sekali.

Dari pantauan Sumselupdate.com di lapangan, terlihat puluhan pegawai pemkab PALI yang datang terlambat dibariskan secara terpisah oleh satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten PALI di dekat parkiran. Bahkan, dari kejauhan tampak ada pejabat eselon dua yang ikut berbaris di barisan pegawai yang terlambat itu.

Read More

Apel gabungan sendiri langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI H Robby Kurniawan sebagai instruktur apel, diikuti seluruh pegawai di lingkungan Pemkab PALI baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

 

Tampak Sekda PALI H Robby Kurniawan dan instansi terkait melakukan absen langsung pada pegawai Pemkab PALI yang ikut maupun tidak ikut apel pagi, Senin (19/3/2018).

 

Dibincangi media ini, Sekda PALI H Robby Kurniawan menegaskan bahwa modal dasar bekerja yaitu kedisiplinan.

“Hal ini dilakukan untuk membantu kita meningkatkan disiplin, karena modal dasar kita dalam bekerja yaitu kedisiplinan, apalagi kita sebagai pelayan masyarakat,” jelas Sekda yang langsung melakukan pengecekan absen kehadiran ASN di halaman kantor Pemkab PALI, Jalan Merdeka KM 10, Kelurahan Handayani Mulia, Kecamatan Talang Ubi, pagi tadi.

Lebih lanjut, mantan Pjs Bupati OKU Selatan itu menjelaskan pihaknya akan memberikan Surat Peringatan (SP) pertama kepada pegawai yang hari ini kedapatan tidak masuk kerja tanpa keterangan.

“Setelah absen langsung apel hari ini, langsung kita merekap hasilnya. Nanti kita akan mengetahui siapa saja dan dari dinas mana yang tidak masuk kerja, maka kita akan langsung memberikan SP 1. Dengan seperti ini, kita semua akan sadat untuk bekerja dengan baik, ikhlas, dan lugas, dan akan meningkatkan performa kinerja kita,” imbuhnya.

Dalam waktu dekat, dirinya juga akan memerintahkan kepada setiap OPD untuk menggunakan finger print dalam proses absen.

“Setiap OPD harus menggunakan finger print pada bulan April nanti, tidak ada lagi absen manual. Dan dalam minggu ini, Asisten, dan Inspektorat bakal melakukan pembinaan ke OPD terkait masalah kedisiplinan dan akreditasi, bagaimana suasana lingkungan kerja para OPD itu,” pungkasnya.

Hingga saat berita ini diturunkan Sekda PALI masih menunggu hasil rekap kehadiran apel dibantu oleh instansi terkait. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts