Pembangunan Dua Jembatan Putus di OKU Akan Memakai Dana Tanggap Darurat

Minggu, 18 Maret 2018
Jembatan gantung yang putus di Desa Banuayu.

Baturaja, Sumselupdate.com – Dua jembatan gantung di Kabupaten OKU yang putus akibat di terjang luapan arus Sungai Ogan beberapa waktu lalu direncanakan bakal dibangun menggunakan dana tanggap darurat yang bersumber di APBN tahun ini.

Menurut Kepala Dinas PU PR OKU Ir Helman melalui Kabid Bina Marga Muzaim Alinsyah ST, bahwa tim Balai Besar Jalan dan Jembatan wilayah I dan Perencanaan Pengawasan Jalan Jembatan Nasional (P2JN) beserta Dinas PUPR OKU sudah turun ke dua lokasi jembatan putus di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Lubuk Batang dan Desa Banu Ayu, Kecamatan Baturaja Timur.

Read More

Hanya saja, belum diketahui persis nilai anggaran yang akan digelontorkan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk pembangunan ke dua jembatan gantung itu. Dalam hal ini, pihaknya hanya mengusulkan dan melaporkan kerusakan dua jembatan gantung itu kepada pemerintah Provinsi Sumsel dan Kementerian PU mengenai anggaran.

Sedangkan pelaksanaan pembangunan, Kementerian PU-lah yang menentukan nya. “Tim yang bertugas melaksanakan perencanaan dan kajian penganggaran untuk pembangunan dua jembatan gantung,” sebutnya.

Diketahui sebelumnya, bahwa jembatan gantung di dusun III desa Banu Ayu putus karena bagian tengah jembatan terpelintir, diduga karena tak kuat menahan deras nya arus Sungai Ogan yang sedang meluap beberapa waktu lalu.

Kedua jembatan tersebut sempat ditinjau Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin secara langsung, sekaligus memberikan bantuan kepada korban banjir. Gubernur kala itu sempat menjanjikan akan segera memperbaiki dua jembatan itu. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts