Palembang, Sumselupdate.com – Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tk II (Diklatpim tk II ) Palembang yang berlangsung di Balai Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumsel, bertujuan membangun komunikasi bagi para pemegang jabatan struktural jejaring kerja dengan berbagai kolega dari instansi pemerintah, serta merupakan cara untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pejabat.
Kepala Adninistrasi Negara (LAN-RI) Adi Suryanto, Senin (08/8) mengatakan, tujuan diklatpim agar di sektor publik, pejabat publik birokrasi mampu melakukan perubahan nyata, bukan perubahan angan-angan tetapi terukur.
“Kita harapkan pendidikan dan pelatihan ini, setiap peserta nanti membuat suatu perubahan, suatu inovasi,” harapnya.
Diharapkan birokrasi yang melakukan inovasi mempunyai pengalaman memimpin akan ditularkan kembali kepada kawan-kawannya, stafnya sehingga semakin membesar.
Lebih lanjut berkaitan dengan perampingan pejabat struktural ia mengatakan, latar belakang dikeluarkannya Peraturan Pemerintah no 18 tahun 2016, pada akhirnya mendapat formasi organisasi yang tepat, size yang tepat ukurannya, sehingga hal-hal mengikuti dapat dikelola lebih ramping lagi.
“Saya berpesan, bahwa penataan organisasi jangan sampai mengorbankan pengembangan peraturan,” pesannya.
Sementara itu Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menanggapi, keinginan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk merampingkan pejabat struktural, ia sangat mendukung.
“Bagus, kalau ada kebijakan merampingkan pejabat struktural. Siapa yang dirampingkan? pejabat yang tidak kompeten,” ucapnya.
Ke depan akan diadakan uji kompetensi dan assesment kepada pejabat dan pegawai sehingga pejabat dan pegawai memang benar-benar kompeten.
“Kita sudah tidak mengangkat pegawai lagi. Pegawai baru tidak diangkat, pegawai lama pensiun lama-lama ramping juga,” tutupnya. (adi)











