PALI, Sumselupdate.com – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Irwan ST menegaskan agar cuaca tidak pernah dijadikan alasan ketika 1730 hektare lahan sawah yang berada di Desa Pengabuan kecamatan Abab kabupaten PALI itu belum digarap.
Untuk itu, pihaknya akan memanggil Dinas Pertanian PALI untuk meminta penjelasan terkait hal itu. “Jangan dijadikan alasan membiarkan lahan sawah tidak digarap, seharusnya Dinas Pertanian memberikan solusi agar petani sudah bisa menggarap lahannya. Apalagi petani mengeluh kurangnya sarana,” terangnya.
Ia menilai banyak cara yang bisa dilakukan oleh Dinas Pertanian. “Seperti mengeruk ulang kanal yang mulai dangkal atau menambah irigasi agar aliran air yang berasal dari tingginya curah hujan bisa mengalir cepat,” ungkap politisi Partai Golkar itu, saat ditemui di kantornya, Senin (26/2/2018).
Untuk itulah, ketua DPD Partai Golkar PALI itu bakal segera memanggil kepala Dinas Pertanian untuk duduk bersama memecahkan masalah agar lahan sawah baru bisa produktif.
“Hari ini saja (senin, red) kita panggil, tapi tidak datang, alasannya dinas luar ke Jakarta. Tapi saya maklumi, namun pemanggilan susulan akan dilayangkan agar kita bisa berdiskusi memberi masukan untuk mempercepat lahan sawah tersebut bisa segera digarap,” tukasnya.
Sementara itu Akhmad Joni, Plt Kepala Dinas Pertanian mengakui bahwa pihaknya sudah bekerja sama dengan dinas Pekerjaan Umum kabupaten PALI untuk pembuatan irigasi serta normalisasi kanal induk.
“Tahun depan kita kejar pembuatan irigasi termasuk pintu air untuk atasi permasalahan sering banjirnya lokasi lahan sawah. Untuk tahun ini kita sudah bekerjasama dengan PU membuat irigasi, ada juga dari dana DAK juga untuk pembuatan irigasi baru. Untuk saat ini, lahan sawah belum bisa ditanami karena memang masih banjir,” jawabnya. (adj)











