Mexico City, Sumselupdate.com – Sebuah helikopter militer yang membawa Menteri Dalam Negeri Meksiko Alfonso Navarete dan Gubernur Oaxaca Alejandro Murat mengalami kecelakaan saat meninjau wilayah yang baru saja diguncang gempa.
Sedikitnya 13 orang, termasuk tiga anak-anak, tewas dalam insiden ini. Namun kedua pejabat itu selamat.
Helikopter itu jatuh di sebuah kota kecil di negara bagian selatan Oaxaca. Helikopter tersebut jatuh sesaat setelah melakukan survei kerusakan akibat gempa 7,2 skala Richter (SR) yang mengguncang Meksiko.
Helikopter tersebut, yang membawa Menteri Dalam Negeri Meksiko dan Gubernur negara bagian, jatuh di atas dua van di lapangan terbuka.
Pesawat nahas itu jatuh saat mencoba mendarat di Santiago Jamiltepec setelah melakukan tur memantau kerusakan akibat gempa dahsyat pada hari Jumat, kata beberapa pejabat.
Dilansir Reuters dan AFP, Sabtu (17/2/2018), Navarete dan Murat melakukan kunjungan ke lokasi terdampak gempa dengan menggunakan helikopter militer.
Namun insiden terjadi dalam perjalanan menuju Pinotepa de Don Luis pada Jumat (16/2) malam waktu setempat.
Dalam keterangannya kepada televisi setempat, Televisa, Navarete menuturkan dirinya dan Murat tidak mengalami luka serius dalam insiden itu.
Dituturkan Navarete bahwa pilot helikopter militer itu kehilangan kendali saat akan melakukan pendaratan. Insiden terjadi saat helikopter itu berada di ketinggian hanya 40 meter di atas permukaan Bumi. Helikopter itu mengudara dari Mexico City menuju Pinotepa de Don Luis.
“Sayangnya, dua orang yang ada di daratan kehilangan nyawa mereka dalam insiden ini,” ucap Navarete dalam pernyataannya. Navarete juga menyebut beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden ini.
Salah satu reporter Televisa yang juga ada di dalam helikopter yang sama menuturkan bahwa helikopter itu tiba-tiba anjlok setelah memicu kumpulan debu banyak di lokasi pendaratan.
Tayangan televisi setempat menunjukkan helikopter militer itu terguling ke samping, di kelilingi sejumlah kendaraan. Penyebab pasti insiden ini belum diungkapkan ke publik.
“Sangat disayangkan, beberapa orang di lapangan kehilangan nyawa mereka dan beberapa orang lainnya mengalami luka-luka. Belasungkawa saya untuk kerabat Anda dan harapan saya agar korban luka segera sembuh,” ucap Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto via Twitter.
Gempa bumi itu sendiri berkekuatan 7,2 SR mengguncang wilayah Meksiko bagian selatan pada Jumat (16/2) waktu setempat.
Pusat gempa berada di lokasi 37 kilometer timur laut Pinotepa de Don Luis, Oaxaca, atau dekat dengan resort peselancar di pantai Pasifik.
Gempa tersebut menyebabkan hampir satu juta rumah dan pusat bisnis tanpa listrik di Mexico City dan sebelah selatan Ibu Kota serta merusak setidaknya 50 rumah di Oaxaca.
Negara bagian, bersama dengan Mexico City, masih terguncang dari gempa yang menyebabkan kerusakan luas pada bulan September lalu dan menewaskan setidaknya 471 orang, demikian detikcom dan Sindonews.com. (hyd)











