Palembang, Sumselupdate.com – Kabupaten Muaraenim kembali membatalkan untuk menjadi tuan rumah multievent olahraga provinsi. Jika sebelumnya mundur dari tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI kali ini mundur menjadi host city Pekan Paralimpian Provinsi (Perpaprov) I atlet disabilitas.
Pengurus National Paralympic National (NPC) Sumsel menilai Pemerintah Muaraenim memutuskan sepihak untuk menjadi tuan rumah. Pasalnya, pembatalan tersebut hanya melalui surat edaran dari Bupati Muaraenim kepada Gubernur Sumsel dengan tembusan ke Kadispora Sumsel, Ketua Umum NPC Sumsel dan Ketua Umum NPC Kabupeten Muaraenim.
“Padahal beberapa kontingen sudah mulai berdatangan hari ini (kemarin-red) untuk melihat tempat tanding, booking penginapan dan keperluan lain,” ujar Ketua Umum National Paralympic Committe (NPC) Sumsel, Ryan Yohwari, Kamis (21/12/2017).
Lanjut Ryan bahwa hal ini tentu menuai kekecewaan terutama para peserta kontingen. Apalagi, ini merupakan multievent perdana bagi para penyandang disabilitas. Kendati demikian, para kontingen sepakat untuk mandiri dengan segala tantangan yang ada.
“Kalau bukan kurang bukan NPC namanya. Tapi inilah, awalnya memang kami didukung tapi seiring berjalan Muaraenim mundur. Dan kami sepakat tetap melanjutkan dengan hanya meminjam tempat pertandingan saja di Muaraenim,”tegasnya
Sementara itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumsel H Akhmad Yusuf Wibowo mengaku baru mengetahui pembatalan tuan rumah yang dilakukan Muaraenim. “Saya baru tahu kalau Muaraenim tidak jadi tuan rumah, mungkin penundaan karena mengingat waktunya mepet,” jelas Akhmad Yusuf.
Dirinya menyarankan agar muktievent Perpaprov jangan dipaksakan dilaksanakan akan tetapi ditunda sampai kesiapan daerah menjadi tuan rumah mengingat akhir tahun berkaitan dengan pendanaan. (rel/tra)











