KPU OKU Tak Permasalahkan ASN ‘Double Job’ Menjadi Kepala Sekretariat PPK

Senin, 11 Desember 2017
Ilustrasi

Baturaja, Sumselupdate. com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tidak mempermasalahkan adanya Pegawai Negeri Sipil (PNS)  atau Aparatur Sipil Negera (ASN) yang sedang menduduki jabatan tertentu, dapat menjadi kepala sekretariat (kasek) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Penegasan tersebut disampaikan Komisioner KPU OKU  Divisi SDM dan Parmas, Yudi Risandi berkaitan dengan adanya sekretaris kecamatan yang merangkap menjadi Kasek PPK Peninjauan.

Read More

“Dasar pertimbangan kami adalah kepangkatan. Bukan jabatan. Kalau pangkatnya memenuhi syarat yakni 2a, tidak masalah PNS double job jadi kasek PPK,” jelas Yudi.

Lagian pula menurut Yudi, PPK ini sifatnya hanya lembaga ad hoc dalam artian tidak berkelanjutan. Di sisi lain, SDM dari kalangan PNS yang harus jadi kasek memang minim.

“Ya memang terkadang sulit mencari SDM PNS yang memenuhi syarat dimaksud, sebab ini menyangkut wilayah kerja. Sehingga rata-rata PNS yang ada punya jabatan semua,” imbuhnya.

Kata Yudi lagi, bukan hanya OKU saja yang mengalami kondisi begitu, kabupaten lain juga demikian.

Pada intinya, tegas Yudi, PNS yang punya jabatan tidak masalah menjadi kasek PPK, dan itu juga tidak berbenturan UU yang mengharuskan PPK harus bekerja dengan penuh waktu.

“Tidak ada masalah kalau soal itu. Kita juga berpatokan dengan pilgub lalu,” timpalnya.

Diakui Yudi, dari 13 PPK di OKU, mayoritas komposisi staf sekretariatnya, adalah staf kantor kecamatan.

Selain di Kecamatan Peninjauan, sekretaris camat yang merangkap jadi kasek PPK, diakuinya, juga ada di kecamatan lain. Namun Yudi tidak menyebutkannya.

“Dari 13 PPK, staf sekretariatnya mayoritas staf kecamatan. Rata-rata punya jabatan semua. Untuk operator terkadang mengambil dari yang honor,” katanya.

Adapun komposisi kesekretariatan PPK itu, dijelaskan Yudi, berjumlah tiga orang. Satu orang sekretaris (harus berstatus PNS), satu orang staf urusan teknis penyelenggaraan dan satu orang lagi staf tata usaha, keuangan dan logistik.

“Untuk komposisi staf sekretariat juga tidak ada perubahan. Sama seperti kita melaksanakan pilgub kemaren,” tandasnya. (wid)

 

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts