Baghdad, sumselupdate.com– Pemerintah Irak mengumumkan berkabung nasional selama tiga hari pasca serangan bom di Baghdad yang menewaskan sedikitnya 125 orang dan melukai sekitar 150 orang.
Sebuah bom mobil meledak di dekat sebuah restoran dan pusat perbelanjaan di distrik Karrada, Baghdad, Sabtu (02/07) malam. Jalan di depan pusat pertokoan terkenal al-Hadi Centre ini tengah diramaikan warga yang berbelanja setelah matahari terbenam di bulan suci Ramadhan, yang merupakan pekan terakhir.
Bom kedua meledak kemudian di wilayah yang didominasi warga Syiah di utara Baghdad, yang menewaskan lima orang.
Tim penolong mengatakan, ada sebuah keluarga yang seluruhnya tewas dan kebanyakan korban terbakar akibat ledakan tersebut.
Seperti dilansir BBC, Senin (4/7), kelompok yang menamakan dirinya Negara Islam atau dulu disebut ISIS mengaku bertanggungjawab atas serangan bom bunuh diri ini.
Sementara Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi, yang mengunjungi lokasi ledakan kedua di wilayah Syiah, disambut amarah oleh warga setempat. Kantor perdana menteri pun kemudian mengumumkan hari berkabung nasional selama tiga hari, dan memahami kemarahan warga tersebut.
Sampai Minggu malam, tim penolong terus bekerja membersihkan puing-puing dan reruntuhan gedung serta terus mencari jasad korban.
Bom paling mematikan dalam setahun ini diledakkan setelah pasukan Irak menguasai kembali kota Falluja dari cengkeraman ISIS. (shn)











