Muratara, Sumselupdate.com – Sebanyak 30 anggota Sat Pol PP mengikuti Diklat ketangkasan dengan maksud dapat memahami tugas pokok dan fungsi sebagai anggota Satuan Polisi Pamung Praja di lingungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara.
Pelatihan tersebut bekerjasama dengan anggota TNI dari Kompi Senapan B Raider 200 Palembang. Dimana para anggota dilatih mental dan spiritual.
Kasat Pol PP H Haidir Kelingi mengatakan, diklat ketangkasan ini baru pertama diadakan dan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anggota. Karena yang dilatih baik mental dan spiritual.
“Kita adakan diklat ketangkasan supaya mental para anggota terlatih dalam menghadapi permasalahan yang ada. Bahkan yang melatih anggota TNI dari Kompi Senapan B Raider 200 Palembang,” ujarnya, Senin (6/11/2017).
Ia menjelaskan, anggota yang mengikuti Diklat ketangkasan ada sebanyak 30 orang, terdiri dari tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 27 Tenaga Kerja Sukarela (TKS).
“Kalau berdasarkan jumlah anggota Satpol PP yang ada, memang sedikit mengikuti Diklat, karena terkendala anggaran. Akan tetapi 2018 nanti akan kita anggarkan lagi,” jelas Haidir.
Ia menambahkan, tujuan dari pembekalan supaya bisa memahami tugas pokok dan fungsi sebagai anggota Satpol-PP di lingkungan Pemkab Muratara. Di sisi lain, ia menuturkan Satpol-PP berbeda dengan TNI dan Polri.
Karena anggota TNI dan Polri ketika mereka lulus ada masa pendidikan mental dan spiritual. Berbeda dengan anggota Satpol-PP masuk dulu, baru mengikuti Diklat.
Lebih lanjut ia berharap seluruh anggota Satpol-PP bagi yang sudah mengikuti diklat agar dapat mendisiplinkan diri, loyalitas dan penuh tangung jawab serta berdedikasi dalam menjalankan tugas sebagai anggota Satpol-PP. Kemudian tidak ada lagi anggota bertugas setelah diperintah.
“Harapan kita para anggota nantinya bisa mendisiplinkan diri, loyalitas dan penuh rasa tangung jawab. Kemudian jangan ada lagi anggota bekerja setelah diperintah, mengingat selama ini seperti itu. Maka kedepan harus diubah dan cintai lah pekerjaan,” tandasnya. (ain)











