Kecamatan Jayaloka di Mura Menjadi Percontohan Lembaga Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 4 November 2017
Kepala Dinas Perkebunan Mura, Subardi menyalami warga dalam sosialisasi Penguatan Kelembagaan dan Pembentukan Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM) desa di Kelurahan Marga Tunggal Kecamatan Jayaloka. Jumat (03/11/2017).

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dua desa di Kecamatan Jayaloka dijadikan target dibentuknya Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM) dan akan dijadikan percontohan.

Kedua desa tersebut yakni Kelurahan Marga Tunggal dan Desa Marga Tani.

Read More

Pembentukan LEM ini merupakan yang pertama dilaksanakan di Pulau Sumatera dan diharapkan akan dijadikan percontohan.

Pembentukan LEM ini difasilitasi oleh Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Dinas Perkebunan Propinsi Sumsel dan Pemkab Mura.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perkebunan, Subardi pada saat melaksanakan sosialisasi Penguatan Kelembagaan dan Pembentukan Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM) Desa di Kelurahan Marga Tunggal Kecamatan Jayaloka. Jumat (03/11/2017).

Dikatakan Subardi, LEM desa bertujuan sebagai sarana untuk pemberdayaan seluruh masyarakat desa dan kelurahan.

Selain itu, tujuan lainnya dibentuk LEM ini untuk menyatukan seluruh kelembagaan masyarakat yang ada di desa dan kelurahan sehingga hanya ada satu lembaga di desa yang bisa menangungi seluruh lembaga yang ada selama ini sehingga tidak terkotak-kotak antar-lembaga.

Dirjen Perkebunan, Raharjo mengatakan, pembentukan LEM ini dapat berjalan dengan baik, pihaknya akan terus mensuport lembaga ini sehingga dapat aktif sesuai dengan fungsi-fungsinya.

Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan pada kesempatan itu mengatakan, program untuk mensejahterakan masyarakat dan harus diikuti oleh masyarakat.

Ke depan, kata Bupati desa yang telah terbentuk LEM ini memiliki kelembagaan ekonomi yang kuat dan tentunya masyarakat dapat meningkat kesejahteraannya.

Selain itu, Bupati mengajak seluruh masyarakar untuk memanfaatkan potensi alam yang ada, seperti memanfaatkab setiap jengkal tanah atau perkarangan yang harus dimanfaatkan dengan menanam tanaman yang bermanfaat seperti cabai, tebu, bawang, sayur mayur, dan lainnya.

Sehingga dengan pemanfaatan lahan ini diharapkan dapat mengurangi biaya keluarga.

“Atas nama pemerintah Musi Rawas mengucapkan terimah kasih dan menyambut baik kegiatan ini karena masyarakat harus diberdayakan sehingga perekonomian dapat meningkat dan pada akhirnya kesejahteraan rakyat dapat terwujud,” katanya. (ain)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts