Pendataan KIA Baru di dua Kecamatan

Selasa, 24 Oktober 2017
Tim Sosialisasi KIA Disdukcapil OKU

Baturaja, Sumselupdate.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Ogan Komering Ulu (OKU), terus melakukan pelayanan jemput bola ke sekolah-sekolah untuk mengambil data anak-anak agar bisa mencetak Kartu Indentitas Anak (KIA).

Namun sayangnya, saat ini hal itu hanya terfokus di dua kecamatan saja yakni Kecamatan Baturaja Timur dan Kecamatan Baturaja Barat.

Read More

“Pada tahun 2017  baru kecamatan Baturaja barat dan timur, tahun 2018 nanti baru kita merambah ke kecamatan lainnya serta anak-anak yang belum sekolah atau balita (bayi dibawah lima tahun red)” tutur Kadisdukcapil OKU A Jahari.

Saat ini, tuturnya, Disdukcapil sudah melakukan pencetakan KIA dari data sekolah yang sudah dikumpulkan, ditargetkan pada tahun 2017 ini pihaknya dapat mencetak sekitar 13.000 KIA, “Itu jumlah anak sekolah mulai dari PAU/TK, SD dan SMP di kecmatan Timur dan Barat, saat ini kita sudah mencetak sekitar 4500 KIA,” sambungnya lagi.

Jahari menargetkan KIA ini sudah selesai dicetak sebelum akhir tahun, bahkan jika data sudah terkumpul semua direncanakan pada peringatan hari Guru Nasional KIA ini sudah dapat dibagikan.

“Untuk dapat mengejar target ini kami sengaja lembur hingga jam 13 malam, karena pada siang hari kerjaan kita terbagi, jadi kita lembur mulai dari jam 8 malam hingga jam 12 malam yang difokuskan pada pencetakan KIA” ungkapnya.

Ditambahkan Jahari, untuk stock blanko KIA Disdukcapil OKU mendapat jatah sebanyak 38.000 keping kartu, jumlah ini diperkirakan cukup hingga tahun depan.

“Tahun depan masih cukup, karena jumlah anak yang akan dibuat kalau untuk sekolah-sekolah tinggal sedikit lagi,  nah tinggal anak-anak yang belum sekolah. Ya kita hitung saja, yang akan dicetak tahun ini 13.000 kartu jadi masih ada sisa sekitar 25.000 kartu,” tukasnya.

Lebih jauh dikatakan, pihaknya sengaja membentuk tim khusus untuk menyukseskan program ini, tim khusus ini setiap hari mendatangi Sekolah PAUD/TK, SD dan SMP di OKU.

“Sebetulnya kita telah mensosialisasikan pembuatan KIA di sekolah-sekolah, kemudian kita juga meminta bantuan sekolah-sekolah melalui UPTD untuk mengumpulkan data anak-anak, untuk dibuatkan KIA,” tutupnya. (Wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts