Muratara, Sumselupdate.com – Puluhan pemuda dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) dari wilayah Muratara, menggelar aksi demonstrasi di tugu perbatasan. Mereka menggelar aksi supaya tapal batas antara Muratara dengan Provinsi Jambi diluruskan. Karena diduga, Jambi sudah mencaplok wilayah Muratara.
Menurut korlap, Suharto, massa memberi waktu 10 hari penyelesaian tapal batas antara Jambi dengan Muratara. Kalau tidak akan turun lagi dengan massa yang lebih banyak lagi.
“Pemerintah harus meluruskan kekeliruan peta DOB”, “Kami meminta kepada Medagri kaji ulang tapal batas Simpang Nibung” dan “Simpang Nibung ku Sayang, Simpang Nibung ku Malang”, demikian bunyi beberapa tulisan spanduk yang dibawa oleh massa aksi.
Sementara itu Kabag Tapem, Firdaus Haris, mengatakan dari hasil pertemuan dengan Mendagri bahwa perbatasan bukan di jembatan pinggir sungai seperti yang sudah ditentukan. Tetapi di titik dopler. Artinya wilayah Desa Simpang Nibung hilang. Makanya saat rapat itu dia bersama Asisten I walk out dan menyurati Gubernur. (Ain)











