Baturaja, Sumselupdate.com– Para pegawai di ruang Humas Pemkab OKU kaget, tatkala orang nomor satu di OKU Drs H Kuryana Azis, tanpa ada informasi, langsung masuk ke ruang kerja Humas Protokol Senin (13/6) pagi.
Dalam sidaknya sendiri, Kuryana juga menggeledah ruang Sekda H Marwan Sobrie, kemudian masuk ke sejumlah ruang para asisten dan berkeliling ke sejumlah ruang kerja para pegawai lainnya.
Jelas kedatangan Bupati yang mendadak ini sontak membuat kaget para pegawai yang sedang berkonsentrasi menjalankan tugas rutinnya. Kuryana berkomunikasi langsung dengan para PNS menyangkut tugas dinas dan lama masa kerja di tempat itu.
“Ini bukan sidak sebetulnya. Kebetulan tugas saya sedikit agak longgar, apa salahnya bersilaturahmi dengan para pegawai di jajaran Setda yang setiap hari membantu tugas-tugas Bupati. Karena mereka inilah tugas berat kepala daerah bisa terselesaikan. Makanya saya ingin tahu langsung selama bulan puasa ini, kendala apa yang dihadapi dalam menjalankan tugasnya sehari hari,” bebernya.
Ia berpesan, kedisiplinan PNS harus menjadi modal kuat dalam meniti karier. Sebab sistem organisasi tidak akan berjalan sempurna manakala pegawainya kurang berdisplin. Diakui, dirinya sebagai Bupati bukan bermaksud memberikan tauladan bagi pegawai terkait kedisiplinan kerja. Tapi menjadi PNS ini sudah menjadi pilihan sendiri yang diikat oleh aturan kepagawaian dan UU ASN.
“Disiplin kerja bagi pegawai itu harus mendarah daging, karena awal karir yang baik dimulai dari displin yang baik. PNS itu merupakan Abdi Negara dan Abdi Masyarakat, tentu kita harus siap memberikan pelayanan yang maksimal, bukan sebaliknya minta dilayani,” tukasnya. (yan)
“Ini bukan sidak sebetulnya. Kebetulan tugas saya sedikit agak longgar, apa salahnya bersilaturahmi dengan para pegawai di jajaran Setda yang setiap hari membantu tugas-tugas Bupati. Karena mereka inilah tugas berat kepala daerah bisa terselesaikan. Makanya saya ingin tahu langsung selama bulan puasa ini, kendala apa yang dihadapi dalam menjalankan tugasnya sehari hari,” bebernya.
Ia berpesan, kedisiplinan PNS harus menjadi modal kuat dalam meniti karier. Sebab sistem organisasi tidak akan berjalan sempurna manakala pegawainya kurang berdisplin. Diakui, dirinya sebagai Bupati bukan bermaksud memberikan tauladan bagi pegawai terkait kedisiplinan kerja. Tapi menjadi PNS ini sudah menjadi pilihan sendiri yang diikat oleh aturan kepagawaian dan UU ASN.
“Disiplin kerja bagi pegawai itu harus mendarah daging, karena awal karir yang baik dimulai dari displin yang baik. PNS itu merupakan Abdi Negara dan Abdi Masyarakat, tentu kita harus siap memberikan pelayanan yang maksimal, bukan sebaliknya minta dilayani,” tukasnya. (yan)











