PALI, Sumselupdate.com – Memasuki musim kemarau yang biasanya dimulai bulan Juli mendatang, dan sangat berpotensi bakal terjadinya kebakaran, membuat warga di seluruh wilayah desa yang berada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), diminta untuk selalu mewaspadai titik-titik kemungkinan munculnya api, yang mampu meluas hingga masuk ke lahan luas.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Drs Rusman Firman MM. Dirinya mengajak kepada seluruh warga untuk lebih waspadai akan bencana kebakaran terutama lahan, yang selama ini selalu menyerang kebun karet warga, hingga meluas ke sekitarnya akibat kencangnya tiupan angin serta keringnya lahan itu sendiri.
“Seringnya terjadi kebakaran lahan ketika musim kemarau datang, perlu kita waspadai. Jangan sampai hal tersebut terjadi, karena dapat merugikan pemilik lahan itu sendiri, dan masyarakat luas akibat asapnya yang meluas ke pemukiman warga, serta berpotensi menimbulkan beberapa penyakit,” ujarnya Senin (13/6).
Lebih lanjut dirinya juga mengajak masyarakat, agar bisa berhati-hati dalam meninggalkan rumahnya untuk bepergian dengan mengecek dapur. Serta, selalu memperhatikan rangkaian jaringan listrik di rumah, karena penyebab yang sering ditemui ketika terjadi kebakaran rumah, ialah akibat konsleting aliran listrik yang tidak beraturan.
“Warga harus bisa mewaspadai kemungkinan terjadinya konsleting listrik, yang rentan menimbulkan bencana kebakaraan. Jadi listrik di rumah harus benar-benar diperhatikan, untuk menghindari timbulnya percikan api, yang bisa berakibat fatal. Jadi kita harus sama-sama menjaga lingkungan sekitar, apabila ada api yang berpotensi membesar segera hubungi kita,” pintanya. (adj)











