Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Hasil Sitaan Razia

Kamis, 9 Juni 2016
Bupati, Kapolres dan pihak terkait saat menmusnakahkan barang bukti di halaman Mapolres OKU

Baturaja, Sumselupdate.com – Hari ke empat puasa Ramadhan 1437 H, kepolisian Resort (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU), memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek, puluhan Ribu Mercon dan Knalpot Racing.

Pemusnahan barang bukti hasil sitaan razia Cipta Kondisi tahun 2016 di halaman Mapolres OKU, jalan lintas Sumatera Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat, Rabu (9/6).

Ikut hadir, Bupati OKU Drs H Kuryana Azis dan jajaran, Ketua DPRD OKU, Zaplin Ipani, serta unsur muspida, tokoh agama serta tokoh masyarakat daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang.

Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan Sik MPP menjelaskan, barang bukti yang dimusnakan ini merupakan, hasil Giat Cipta Kondisi Pekat 2016 di bulan suci ramadhan ini.

Barang yang dimusnakan, minuman keras (miras) Illegal berbagai merek sebanyak 3.132 botol. Mercon atau petasan berbagai merek sebanyak 27.709. Knalpot racing sebanyak 107 unit, hasil razia Sat Lantas Polres OKU.

“Kita juga sudah membongkar warung ramang-remang sebanyak 67 lapak dan tempat prostitusi liar. Di 2 lokasi di Kelurahan Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat,” ungkapnya.

Kapolres menjelaskan, pihaknya berhasil melakukan penindakan pelaku pemilik senpira dan 3 pelaku curas, yang beroperasi di wilayah Hukum Polres OKU. Sebanyak 14 kasus dengan tersangka 27 orang.

Menindak pelaku, narkoba dan peredaran sebanyak 15 kasus dengan jumlah tersangka 16 orang.

“Barang bukti ganja 20 kg, sabu 15,94 gram dan ineks sebanyak 205 butir. Untuk BB ganja 20 kg narkoba dan uang palsu sebanyak Rp. 80 juta belum dimusnahkan, sebab masih dalam proses hukum. Dan belum ada keputusan inkrah,” kata Kapoles.

Bupati OKU Drs H Kuryana Azis semua kegiatan ini dilakukan polisi tidak akan pernah berhasil tanpa dukungan semua masyarakat.

Tanpa informasi dan tanpa melaporkan, hal-hal yang tidak diinginkan, polisi tidak akan dapat.

“Selama ini kita selalu lepastangan, ini urusan polisi, ini urusan pemda. Kebenaran saja, kami dari aparatur saja. Ke depan semua pihak dan lapisan masyarakat harus berperan aktif membantu kinerja polisi. Saya himbau apapun yang terjadi dan mengganggu kepentingan masyarakat silakan laporkan ke polisi. Kami sangat berterima kasih dengan polisi dan instansi terkait lainnya, yang terus menciptakan keamanan, ketentiban dan ketentraman masyarakat,” katanya.(Yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts