Tagih Janji Ganti Rugi Lahan, Oknum Warga Bacok Staf Humas PT EPI Hingga Sekarat

Sabtu, 12 Agustus 2017
Korban Bambang Krisna yang mengalami luka bacok dirawat intensif di RS Bunda Prabumulih, Sabtu (12/8/2017).

PALI, Sumselupdate.com – Bambang Krisna (50), salah satu staf PT Energate Prima Indonesia (EPI) bagian Humas, nyawanya nyaris saja melayang setelah tubuhnya dibacok oknum warga berinisial BS (DPO), warga Desa Pengabuan Kecamatan Abab Kabupaten PALI

Bambang Krisna yang tinggal di Desa Tanah Abang, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dianiaya saat melintas di jalan milik PT EPI KM 23 Desa Pengabuan.

Read More

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Bambang dihadang pelaku BS ketika hendak menuju kantor PT EPI di KM 27 Desa Purun Timur Kecamatan Penukal, Sabtu (12/8/2017) sekitar pukul 14.30.

Saat dihadang itulah, pelaku langsung meminta ganti rugi yang dijanjikan perusahaan terkait tanah milik pelaku yang terkena pembangunan jalan untuk angkutan batubara.

Namun, korban Bambang menyangkal bahwa perusahaan atau pun dirinya menjanjikan ganti rugi lahan milik pelaku.

Saat dijawab tidak pernah menjanjikan, pelaku langsung mengambil senjata tajam jenis parang yang sudah disiapkannya, lalu secara membabi buta pelaku membacok tubuh korban.

Beruntung ada staf humas PT EPI lain yang melihat kejadian itu dan menolong korban dengan cara menabrak pelaku dengan mobil yang dikendarainya.

Karena ada orang lain yang mengetahui kejadian itu, pelaku kemudian kabur.

Akibatnya, korban mengalami luka bacok di bagian tangan, kaki serta paha dan pinggangnya, hingga korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Sempat dibawa ke bidan desa, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bunda Prabumulih. Kejadiannya sekitar pukul 14.30, dan sepertinya pelaku ingin menghabisi nyawa korban, beruntung ada yang menolong,” ucap Dika salah satu pekerja PT EPI yang membantu menyelamatkan korban.

Ditambahkannya, luka yang dialami korban cukup serius.

“Luka di bagian tangan mengakibatkan urat jari tangan putus dan mengharuskan korban dioperasi. Di bagian kaki juga mengalami luka cukup dalam, sementara di pinggang dan paha hanya lecet. Saat ini korban dirawat di RS Bunda,” imbuhnya.

Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan, SIK, MPP melalui Kapolsek Penukal Abab AKP Denni NS membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini kita masih lakukan pengejaran, alamat dan identitas pelaku sudah diketahui. Kita akan kejar sampai dapat, sebab kejadian ini dapat menimbulkan keresahan di kalangan investor,” terangnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts