Baturaja, Sumselupdate.com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H Kuryana Azis sangat menyesalkan masih ada oknum yang sembarangan menebang batang penghijauan.
Padahal dirinya selaku kepala daerah sudah mewanti-wanti atau mengingatkan bahkan menggalakkan penanaman batang pohon untuk penghijauan di Kabupaten OKU saat ini.
“Apalagi yang ditebang adalah batang pohon yang sudah berumur puluhan tahun. Saya sangat menyesalkan sekali, masih ada oknum yang menebang batang penghijauan di OKU ini,” kata Kuryana, belum lama ini.
Menurut Kuryana, kejadian penebangan pohon pelindung berusia puluhan tahun tersebut tidak sekali terjadi tetapi tercatat telah beberapa kali. Kejadian terbaru sambung dia, terjadi di daerah Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat.
Padahal terang bupati, batang pohon yang ditebang tersebut merupakan batang pohon pelindung/penghijauan yang sengaja ditanam oleh pemerintah daerah Kabupaten OKU.
Bahkan menurut Kuryana, dirinya ingat betul batang pohon yang ditebang oknum masyarakat tersebut ditanam oleh Bupati OKU saat itu pada tahun 1985. Saat itu menurut Kuryana, dirinya sendiri masih menjadi PNS di pemerintahan.
“Saya ingatkan jangan sampai kejadian ini terulang kembali. Batang pohon penghijauan tersebut sudah berusia puluhan tahun yang sudah ditanam sejak 1985. Kalau mau dirapikan dipangkas saja, jangan ditebang kan kasihan,” sesal bupati dengan nada terdengar menahan kekesalan.
Oleh karenanya, melalui Peraturan Daerah (perda) yang telah ditetapkan, dirinya terus mengingatkan dan menegaskan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten OKU untuk tidak sembarangan menebang pohon penghijauan yang ditanam pemerintah daerah.
“Sekarang ini saya baru saja telah memerintahkan seluruh SKPD di jajaran Pemkab OKU untuk menanam pohon penghijauan sebanyak 1.000 batang. Alhamdulillah semua SKPD melaksanakannya. Gerakan penghijauan ini harus terus digalakkan dari sekarang,” tandasnya. (wid)











