Martapura, Sumselupdate.com – Kondisi pelayanan rumah sakit, terhadap pasien khususnya pemegang kartu BPJS yang mencuat dan dikeluhkan beberapa hari terakhir, membuat Komisi IV DPRD OKU Timur melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke rumah sakit milik pemerintah.
Selama dua hari, yakni Senin dan Selasa (25/7/2017), dua rumah sakit berbeda di Martapura dan Belitang disambangi anggota dewan dan mereka menemukan pasien BPJS yang masih harus membeli obat sendiri dari luar rumah sakit atau apotek dengan resep dokter.
“Dari sidak yang kami lakukan di RS Martapura maupun Belitang hari ini, kasusnya sama. Kita menemukan pasien BPJS beli obat sendiri di luar. Padahal mereka pemegang kartu BPJS. Ini tidak benar,” tegas Fenus Antonius, Ketua Komisi IV DPRD OKU Timur saat sidak di RSUD OKU Timur, Gumawang, Belitang.
Dirinya pun menyatakan akan secepatnya memanggil semua pihak terkait, mulai dari pihak management rumah sakit, Dinas Kesehatan OKU Timur, maupun pihak BPJS.
Selain itu juga, wakil ketua Komisi IV, Sugeng SE menyoroti minimnya perhatian pihak RSUD OKU Timur Belitang terhadap kebersihan ruangan dan fasilitas lainnya.
“Yang tanggung jawab kebersihan siapa? Ini kok kipas angin nya kotor sekali di tiap ruang, kebersihan dinding juga tolong diperhatikan. Bagaimana mau sehat, kalau ruangan tidak bersih. Tolong perhatikan juga keluhan keluarga pasien, air kamar mandi macet kenapa tidak diperhatikan,” ujar Sugeng saat memeriksa salah satu ruang rawat inap.
Menanggapi sidak yang dilakukan Komisi IV DPRD OKU Timur ini, Kepala RSUD OKU Timur dr. Sugiharto melalui Kabid Pelayanan Indera P.A S.Farm mengatakan akan segera memperbaiki pelayanan maupun keluhan pasien.
“Kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan arahan dari bapak dewan yang hari ini meninjau. Tentunya akan kami sikapi dengan meningkatkan perbaikan pelayanan maupun perbaikan fasilitas lainnya,” ujarnya. (yul)











