Palembang, Sumselupdate.com – Puluhan warga di sepanjang jalan menuju jembatan Talang Pipa, tepatnya di depan lapangan Ampera, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALO diresahkan dengan gardu PLN yang mengeluarkan percikan api ketika turun hujan.
Warga setempat takut tersambar tegang listrik, mereka mendesak gardu listrik dipindahkan lapangan Ampera, tepat di depan jalan gardu listrik.
Pantauan media ini, Kamis (6/7/2017), gardu listrik tegangan tinggi masuk di dalam halaman rumah warga. Berjarak 3 meter dari depan pintu rumah warga. Di depan gardu terdapat logo petir dan bertulis Awas Berbahaya Tegangan 20.000 Volt bisa Mati!!!.
Gunawan, salah satu warga mengaku sangat takut melihat percikan api di gardu listrik ketika hujan, percikan api sangat menakutkan warga dan menjadi resah. “Tiap kali hujan, keluar percikan api dan itu membuat kami resah, kami ketakutan percikan api menyambar kami,” keluhnya.
Ditambahkan H Syaipul Anwar, tokoh masyarakat Pendopo, pihaknya sudah berulang kali mengajukan ke PLN untuk memindahkan gardu PLN ke tempat yang aman dari permukiman penduduk. Namun, hingga saat ini belum terealisasi.
“Tiang PLN sudah di pasang lebih dari dua tahun lalu. Cuma Gardu belum dipindahkan dan ini sangat meresahkan warga, apalagi di atas gardu listrik sering mengeluarkan percikan api dan ini sangat membahayakan warga,” ujar Syaipul.
Sementara Manajer PLN Rayon Pendopo Lahat M Rasyid, saat dikonfirmasi meminta warga bersabar, menurutnya pemindahan gardu listrik yang dekat permukiman warga sudah menjadi agenda dari PLN Rayon Pendopo Lahat.
Ia memastikan gardu listrik akan dipindahkan pada akhir Agustus nanti. “Sudah kami respons dan menjadi agenda kami untuk memindahkan gardu di lapangan Ampera, tiangnya sudah ada, tinggal memindahkan gardu,” jelas Rasyid belum lama ini. (adj)











