PALI, Sumselupdate.com – Rencana aktivasi bandara eks-Stanvac untuk dijadikan bandara komersil mulai babak baru.
Dinas Perhubungan Kabupaten PALI mendatangkan dua konsultan berpengalaman untuk mulai menggarap bandara ini.
Dua konsultan berpengalaman mulai meninjau langsung bandara yang memiliki landasan pacu sepanjang 1.300 meter tersebut, Rabu (31/5). Kedua konsultan itu adalah Ir Sudono dan Ir Prasetyo Ito dari Kementerian Perhubungan.
“Dua konsultan ini sangat berpengalaman dan berkelas internasional. Terminal tiga Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Jeddah dan Amsterdam Belanda menjadi bukti kualitas konsultan ini,” jelas Kepala Dinas Perhubungan PALI, Sunardin, SH.
Menurut Sunardin, dari survei lapangan ini kedua konsultan akan mulai mengerjakan perencanaan pembangunan beberapa sarana pendukung bandara.
“Nanti akan kita ketahui fasilitas pendukung apa yang akan segera dibangun dan di mana posisinya akan ketahuan,” terang Sunardin.
Sunardin mengaku optimis bandara ini kelak akan sangat menjanjikan di sisi bisnis. Mengingat secara geografis posisi bandara yang terletak di tengah-tengah Sumatera Selatan.
“Calon penumpang asal Sekayu, MuaraeEnim, Prabumulih, Lahat, dan Baturaja tentu akan memilih bandara ini bila hendak bepergian. Karena jarak yang lebih dekat,” ujar Sunardin berpromosi.
Karena itulah, Bupati PALI Heri Amalindo sangat antusias untuk segera mengaktifkan kembali aset bandara ini.
“Dalam pandangan Pak Bupati, dengan diaktifkannya bandara ini nanti dapat memacu perekonomian masyarakat. Akan banyak pengunjung atau penumpang akan singgah disini sehingga membuka peluang masyarakat,” terang mantan Kabag Humas Protokol ini. (adj)











