Palembang, Sumselupdate.com – Tak tahan dengan sikap pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oknum Dinas Pariwisata Kota Palembang bernama Midi, ratusan pedagang yang ikut serta pada acara Sriwijaya Expo Palembang di Benteng Kuto Besak (BKB) akhirnya angkat bicara, Jumat (20/5).
Keluhan tersebut disampaikan pedagang bernama Udin (55), ia bersama para pedagang serta pedagang kaki lima pada acara tersebut tak terima selalu dipungut oleh oknum yang bekerja di Dinas Pariwisata Kota Palembang.
“Kami semua di sini sudah membayar kepada penyelenggara acara Sriwijaya Expo yakni, PT Garisindo Media Tama. Itu artinya kami sudah membayar secara resmi. Tapi ini kami tiap malam tetap ditagih Rp5.000 sampai Rp10.000,” kesalnya.
Senada disampaikan, pedagang lain, Anjay, dalam acara yang berlangsung selama lima hari oknum tersebut melibatkan sejumlah orang yang bertatto, bahkan ada beberapa yang membawa senjata tajam (Sajam) saat memungut biaya pada malam hari.
“Mereka tiap malam memungut dan kami sudah resah. Bahkan, waktu ada kehilangan oknum ini tak mau tanggung jawab Pak. Jadi percuma saja kami menyetor terus ke dia,” tambah dia. (Man)











