Bahasa Asing Masih Menjadi Kendala bagi Perawat Sumsel

Rabu, 3 Mei 2017
Bahasa Asing Masih Menjadi Kendala Bagi Perawat Sumsel.

Palembang, Sumselupdate.com – Dalam era persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dituntut harus bisa menguasai bahasa asing, tidak hanya berpotensi sebagai pekerja domestik tetapi juga bidang-bidang yang membutuhkan keahlian tertentu seperti tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan provinsi Sumsel, Lesty Nurainy, Rabu (3/5/2017) mengakui tenaga kesehatan seperti perawat di Sumsel masih banyak yang belum menguasai bahasa asing terutama bahasa Inggris. Padahal kompetensi bahasa asing sangat diperlukan agar bisa bersaing secara global.

“Apalagi kita akan menyambut Asian Games 2018, kita harus membiasakan diri berbahasa inggris. Untuk itu perlu diadakan kegiatan-kegiatan internasional agar bisa bertukar paham dan berbagi ilmu serta pengalaman dengan negara lain,” kata Lesty di sela kegiatan International Nursing Student Forum di hotel Horison.

Dikatakan Lesty, tenaga kesehatan merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Akan tetapi jika kompetensinya tidak memadai, maka pelayanan untuk masyarakat juga tidak akan optimal.

“Untuk itu mari kita sama-sama tingkatkan kemampuan kita baik kompetensi berbahasa asing maupun kemampuan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat agar tercipta lingkungan serta kehidupan yang baik bagi masyarakat Sumsel,” tukasnya. (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts