PALI, Sumselupdate.com – Meski penentuan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region I Putaran II Sumatera digelar hingga Minggu (16/4/2017).
Namun, para crosser mengakui Sirkuit Talang Karangan Pendopo, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ini terbilang ekstrim dan tampil beda dari sirkuit-sirkuit di wilayah lain.
Lantaran kondisi sirkuit yang dibuat berstandar nasional dan bentuk track yang terjal disertai curam, karena mengikuti kontur tanah khas alam perbukitan. Ditambah lagi panjang lintasan yang mencapai 1.200 meter, sehingga membuat tracker harus beradu kejelian mencari jalur yang tepat.
Dewa Bo’ek, crosser andalan club Heri Amalindo Racing Taem (HART) Kabupaten PALI mengatakan, dirinya akan ekstra kerja keras untuk bersaing dengan para crosser-crosser andalan club provinsi lain, untuk mengambil satu tempat di podium juara hari ini.
“Saya akan kerja keras untuk bersaing dengan mengeluarkan seluruh kemampuan secara maksimal di sirkuit tersebut. Dan sebagai crosser tuan rumah serta dukungan penuh penonton, saya optimis bisa berdiri di atas podium nanti,” ujarnya, Sabtu (15/4).
Ditambahkan, crosser club PRT Provinsi Lampung, Doni JS yang mengungkapkan, setelah dirinya melakukan pemanasan dengan menjajal kondisi sirkuit, baru merasakan ekstrimnya bentuk sirkuit dengan track yang begitu menantang, dan memberikan rasa tersendiri bagi para crosser.
“Saya juga optimis bisa juara. Untuk sirkuitnya sendiri, saya nilai sangat ekstrim dan begitu terjal. Sehingga para crosser mesti pintar mengambil track untuk dilalui. Namun, harapan kita bisa juara dengan persiapan yang ada,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Ir H Heri Amalindo MM menegaskan, Kabupaten PALI sangat siap dijadikan tuan rumah Grand Final Kejurnas Grasstrack 2017. Untuk itu, semua persiapan dilaksanakan dengan matang guna menyukseskan pelaksanaanya. Bahkan, lahan lima hektar yang menjadi standar sirkuit sudah disediakan.
“Kita minta Grand Final Kejurnas Grasstrack 2017 bisa dilaksanakan di PALI akhir tahun nanti. Apapun yang jadi langkah untuk terwujudnya itu, akan kita penuhi. Seperti lahan lima hektar bahkan lebih yang akan dijadikan sirkuit para crosser terbaik seluruh Indonesia beradu,” jelasnya.
Sedangkan, Pengurus Pusat (PP) Ikatan Motor Indonesia (IMI), Adi Juansyah mengatakan, sejauh ini baru Kabupaten PALI, mewakili Provinsi Sumsel yang sangat siap menyelenggarakan Grand Final Kejurnas Grasstrack 2017 dan telah pemerintah daerah sendiri telah menyanggupi.
“Grand Final nantinya akan diikuti tiga crosser terbaik masing-masing region dari lima region. Dan kesanggupan PALI akan kita sampaikan ke PP IMI, untuk bisa direalisasikan. Serta kita sangat apresiasi semangat PALI untuk menjadi tuan rumah Grand Final,” tambahnya. (adj)











