Bupati PALI MoU dengan Ditjen Migas Soal Gas Rumah Tangga

Kamis, 30 Maret 2017
Tampak Heri Amalindo ketika menandatangani nota kesepahaman dengan Dirjen Migas

PALI, Sumselupdate.com – Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo, MM, melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Minyak dan Gas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rabu (29/3/2017) malam bertempat di gedung Ditjen Migas, Jakarta.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut disertai penyediaan pendistribusian gas bumi melalui jaringan gas rumah tangga.

Read More

Dalam nota kesepahaman tersebut disebutkan, Kementrian ESDM akan melakukan pemasangan jaringan gas yang akan mengaliri 5.375 rumah tangga di Kabupaten PALI. Diketahui, Kabupaten PALI menjadi salah satu dari sembilan kabupaten/kota yang menerima bantuan tersebut.

Nota kesepahaman ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang bertujuan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga dalam rangka penyediaan kebutuhan energi masyarakat di 9 wilayah kabupaten/kota pada tahun anggaran 2017.

Dirjen Migas IGN Wiratmaja Puja dalam sambutannya menyatakan, pembangunan jaringan gas rumah tangga merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk menyediakan energi yang murah, bersih dan ramah lingkungan.

Dengan adanya jargas, ia meyakini juga dapat memudahkan ibu rumah tangga karena tidak perlu repot lagi harus menenteng tabung LPG dan dengan gas bumi yang mengalir 24 jam, maka memasak dapat dilakukan kapan pun sesuai kebutuhan.

Untuk tahun ini, Pemerintah berencana membangun sekitar 60.000 sambungan rumah (SR) jargas dengan dana APBN sekitar Rp 1,4 triliun. Dari jumlah tersebut, 5.375 di antaranya diberikan kepada Kabupaten PALI. Pembangunan diharapkan dapat dilakukan sekitar April-Mei 2017 dan diharapkan groundbreaking pembangunan jargas dapat dihadiri oleh Menteri ESDM atau Wamen ESDM.

Bupati PALI Heri Amalindo mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh Kementrian ESDM tersebut.

“Kami mewakili 200.000 masyarakat PALI mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Sebagai daerah penghasil migas, akhirnya masyarakat kami bisa menikmati hasil bumi ini,” ungkap Heri.

Heri berharap, pada tahun mendatang bantuan seperti ini bisa dilanjutkan. “Istilah kami, terima kasih daun keladi. Terima kasih tahun depan kami minta lagi,” ujarnya setengah bergurau.

Kepada masyarakat, Heri mengakui belum seluruh rumah yang menerima bantuan tersebut. “Kepada masyarakat yang belum menerima kami harap bersabar. Pada tahun-tahun mendatang, mudah-mudahan bantuan serupa bisa mengaliri rumah-rumah yang belum mendapat kesempatan,” terang Heri. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts