PALI, Sumselupdate.com – Terkait isu yang beredar di kalangan masyarakat, mengenai kabar tentang penculikan anak untuk diperjualbelikan atau untuk diperdagangkan organ tubuhnya, kini beredar hingga masyarakat di Bumi Serepat Serasan.
Khusus warga desa Talang Bulang Kecamatan Talang ubi digegerkan dengan hadirnya sesosok wanita yang menggunakan pakaian lusuh, dan sobek-sobek.
Warga Talang Bulang beranggapan bahwa wanita tanpa nama tersebut adalah oknum penculik yang menyamar untuk meculik anak-anak mereka. Dari informasi yang dihimpun media ini, salah satu warga melihat wanita tersebut ini sedang tergeletak tidur di depan rumah, selanjutnya memberitahukan kepada masyarakat lainnya.
Lalu ia digelandang ke kantor Kepala Desa, tak lama kemudian anggota Polisi Sektor (Polsek) Talang ubi mendatangi lokasi di Desa Talang bulang yang telah padat mengelilingi wanita tersebut. Hingga kendaraan roda empat sulit melintas.
Demi menghindari tindakan anarkis dari warga, anggota Polsek Talang Ubi yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Rusli, SH mengamankannya ke Mapolsek Talang ubi.
“Untuk sementara perempuan yang diduga oknum penculik anak kita amankan di kantor, kita sudah berkali-kali melakukan interogasi namum pelaku ini memberikan keterangan yang tidak jelas atau tidak menyambung, lain yang ditanya lain pula yang jawab. Dan dugaan sementara perempuan itu mengalami gangguan jiwa atau gila,” terang kapolsek Talang ubi, Kompol Victor Edwar Tondaes melalui Kanit Reskrim Iptu Rusli, Senin malam (20/3/2017).
Lebih lanjut, Rusli mengaku pihaknya belum ada menerima laporan adanya orang hilang dan meminta agar masyarakat jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan serta harus tetap waspada. “Tetap waspada demi keamanan bersama,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Dedi S, Camat Talang ubi yang juga menerima laporan dari warganya adanya penemuan perempuan yang diduga oknum penculik anak.
“Sebaiknya masyarakat tetap waspada terkait isu yang beredar, namun jangan sampai kewaspadaan kita malam menimbulkan masalah lain, jangan terlalu cepat percaya dulu,” ucapnya yang juga menambahkan bahwa baru kali pertamanya menerima laporan ini. (Adj)











