Baturaja, Sumselupdate.com – Dinas Perhubungan (Dishub) OKU nampaknya hanya gertak sambal terhadap pembangunan Rumah Sakit Antonio yang berada di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), Baturaja.
Pasalnya, belum lama ini instansi tersebut sempat mengemukakan penghentian pembangunan proyek rumah sakit swasta itu. Itu lantaran disebut belum memiliki izin Andalalin di jalan sepanjang jalan negara. Namun, hingga kini pembangunan proyek RS Antonio masih tetap berlangsung.
Pihak Dishub sendiri saat dikonfirmasi wartawan mengaku masih memberikan toleransi terhadap hal tersebut.
“Pihak RS Antonio sudah mengajukan permohonan melanjutkan pekerjaan, dengan cacatan harus segera mengurus Andalalin,” kata Kepala Dinas Perhubungan OKU Aminilson, Jumat (10/3/2017).
Dikatakan Aminilson, pihaknya memberikan toleransi tersebut, mengingat pihak RS Antonio mempunyai etikat baik akan mengurus perizinan Andalalin tersebut.
“Meski diberikan izin untuk melanjutkan pembangunan, pihak RS Antonio tetap harus menyelesaikan Andalain dalam waktu satu bulan,” terang Aminilson.
Namun nantinya, kata dia, meski izin Andalalin dari pihak terkait sudah ada, Forum Lalulintas tetap akan memverifikasi layak atau tidak.
“Yang jelas tidak semudah itu Andalalin dinyatakan layak, karena prosesnya masih panjang, ada tim Dishub dan Satlantas yang akan memverifikasi kelayakan,”imbuhnya.
Selanjutnya, pihak Dishub juga memberikan imbauan soal penataan tempat parkir dan lahan parkir.
“Soal penataan tempat parkir serta gerbang juga menjadi perhatian tiap bangunan di jalan lintas, tidak boleh seenaknya menempatkan pintu gerbang, juga kapasitas lahan parkir harus memadai,” tandasnya. (wid)











