Palembang, Sumselupdate.com – Ada-ada saja ulah remaja dewasa ini. Pasalnya, hanya karena ingin mabok-mabokan, seorang remaja di Palembang, Firman (17), seorang pelajar SMA salah satu SMA di Kota Palembang dilaporkan ke polisi lantaran menganiaya dan memeras uang rekannya, Ali (16) untuk membeli tuak, Minggu (5/3/2017) malam.
Akibatnya, korban yang merupakan warga Jalan Macan Lindungan, RT 06, RW 05 Kecamatan IB 1 Palembang ini menderita luka lebam dan beberapa lecet akibat pukulan di tubuhnya. Melihat anaknya luka lebam dan lecet, Junaidi (45) orang tua Ali pun naik pitam dan mendatangi Polresta Palembang untuk melaporkan Firman yang telah melakukan penganiayaan, Senin (6/3/2017).
“Dia (pelaku-red) datang dan minta uang Rp10.000 untuk beli tuak, tapi saya tidak kasih karena lagi tidak pegang uang,” ujar Ali didamping orang tuanya saat melapor.
Kepada polisi, korban berharap polisi bisa menangkap pelaku agar jera, karena selain pemabok pelaku juga dikenal suka memalak remaja-remaja sekitar.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede SIk membenarkan dengan adanya laporan korban penganiayaan yang diduga dilakukan seorang oknum pelajar.
“Laporan sudah kita terima, ini dugaan pidana 351 KUHP tentang penganiayaan sebagaimana laporan polisi Nomor:LPB/555/III/2017/SPKT. Saat ini pelaku masih kita selidiki,” pungkasnya. (sbw)











