Bermain Gitar Saat Menjalani Operasi Otak, Pria Ini Jadi Perbincangan Dunia

Sabtu, 4 Maret 2017
Rolden Batista bermain gitar saat operasi ini berlangsung (Facebook/ João Marques Carvalho/Doktersehat.com)

Jakarta, Sumselupdate.com – Rolden Batista, pria berusia 40 tahun asal Brasil ini, tiba-tiba saja menjadi bahan perbincangan yang hangat di Negeri Raja Sepakbola tersebut.

Bagaimana tidak, Rolden yang sebenarnya harus melakukan operasi otak yang sangat rumit ini demi mengangkat tumornya ini justru bermain gitar saat operasi ini berlangsung. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Read More

Saat memeriksakan diri ke dokter, Rolden mendapatkan informasi tentang dua opsi operasi otak yang bisa Ia pilih; yakni yang dilakukan dengan kondisi dirinya terbius total, dan opsi lain berupa operasi yang dilakukan saat kondisinya tetap sadar.

Tatkala Rolden bertanya operasi mana yang memiliki rasio keberhasilan lebih tinggi, sang dokter menjawab jika operasi dalam kondisi sadarlah yang bisa memberikan hasil lebih baik. Meskipun sempat bingung dengan jawaban ini, Rolden pun memilih opsi operasi saat Ia berada dalam kondisi sadar. Yang menarik adalah, sang dokter justru memintanya untuk bermain gitar saat operasi ini berlangsung.

Menurut pakar bedah dilansir doktersehat.com, andai operasi otak ini dilakukan dengan kondisi sadar dan meminta pasiennya tetap bernyanyi atau memainkan alat musik, maka dokter bedah bisa segera tahu andai mereka melakukan kesalahan saat prosedur operasi ini dilakukan.

Sebagai contoh, andai seseorang tiba-tiba saja kesulitan untuk bernyanyi dengan lancar, maka dokter pun bisa segera memperbaiki bagian otak yang mengendalikan gerakan, indera, dan juga ucapan dengan cepat.

Sebenarnya, prosedur operasi otak yang dilakukan sembari pasiennya tetap sadar ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, musisi dari Spanyol bernama Carlos Aguilera juga menjalani prosedur ini dengan memainkan saksofon.

Tak hanya itu, penyanyi tenor Ambroz Bajec-Lapajne dari Slovenia juga dioperasi sambil menyanyikan lagu ‘Gute Nacht’ karya komposer kenamaan Franz Peter Schubert demi mengobati penyakit Glioblastoma Multiforme-nya. Bahkan, baru-baru ini ada seorang pria dari Tiongkok yang melakukan operasi pengangkatan tumor otak dengan membaca berita dari tablet PC. (hyd)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts