Mujiono : Tolong Pikirkan Angkutan Umum Desa

Kamis, 19 Januari 2017
Ilustrasi Bus

PALI, Sumselupdate.com – Ternyata, empat Bus DAMRI bantuan Kementrian Perhubungan untuk warga Bumi Serepat Serasan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten PALI yang rencananya akan beroperasi untuk rute Pendopo – Benakat Minyak dan Pendopo – Talang Akar mendapat penolakan dari pemerintahan desa setempat.

Seperti yang diutarakan oleh kepala Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi, Mujiono. Dirinya meminta agar Pemkab PALI memikirkan terlebih dahulu pemilik angkutan umum yang biasa wara-wiri melayani masyarakat yang hendak dan menuju desa tersebut.

Read More

“Aku sudah dikasih tahu sejak Senin kemarin, tapi aku belum setuju. Soalnya kasihan masyarakat kecil yang ada usaha angkutan. Mau makan apa mereka, kalau yang sekecil gitu mau di ambil pemerintah juga. Tapi kalau bantu untuk angkutan anak-anak sekolah, aku setuju,” ungkapnya kepada sumselupdate.com, Kamis (19/1/2017).

Namun, keberatan Kades Benakat Minyak akan rencana adanya angkutan umum di desa itu menuju Pendopo justru ditentang warganya sendiri. Menurut Anjes, salah satu warga di sana bahwa pernyataan Kades itu bentuk ketidakberpihakan kepada masyarakat.

“Hampir seluruh warga desa ini mendukung rencana itu, kami sangat gembira mendengar kabar tersebut, di mana selama ini kami naik angkutan umum milik warga dengan ongkos tinggi yakni Rp 20.000 sekali jalan. Dan yang lebih memprihatinkan terkadang anak sekolah bergelantungan di atas angkutan karena jumlah angkutannya hanya dua unit. Kami minta pak kades lebih mementingkan warga daripada segelintir orang,” tandasnya.

Sementara itu Sunardin, SH, Plt kepala Dishub Kabupaten PALI mengatakan pihaknya sebelum meluncurkan armada bus perintis, akan mensosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat.

“Saat ini kita sudah sosialisasi melalui berbagai media, dan saat launching nanti, seluruh penumpang bakal digratiskan. Kami juga memikirkan warga pemilik angkutan yang biasa melayani masyarakat, tetapi kami juga wajib mengatasi permasalahan angkutan umum yang saat ini di daerah tersebut masih minim,” jelasnya. (adj) 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts