Muratara, Sumselupdate.com –Naas nian apa yang dialami perawat RSUD Rupit Kabupaten Muratara Sepda (23), warga Desa Noman dan temannya Zilvi Winada (23), warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit.
Motor yang dikendarainya berhasil dibawa kabur oleh kawanan perampok yang berjumlah tiga orang.
Bahkan perampok bukan hanya berhasil membawa kabur motor korban dan juga telepon seluler, namun tasnya yang ada di dalam boks motor, ikut digasak.
Perampokkan terjadi di ruas jalan Desa Lawang Agung tidak jauh dari simpang RSUD Rupit, Rabu (13/4), sekitar pukul 20.05.
Aksi perampokan terjadi saat kondisi jalan yang sepi dan juga gelap mengingat lampu yang ada di Jalan Lintas Sumtera Tengah (Jalinsumteng) tidak hidup alias mati, sehingga dimanfaatkan para kawanan rampok untuk bereaksi melakukan tindak kejahatan.
Bedasarkan keterangan korban Sepda, awalnya dia dari rumah langsung menjemput temannya di Pasar Rupit Desa Lawang Agung.
Setelah itu ia langsung mengendarai motornya menuju RSUD. Di tengah-tengah perjalanan ada yang mengikutinya dari belakang.
Tanpa basa-basi para kawanan rampok langsung mengambil kunci motornya dan bahkan menendang motor kemudian keduanya terjatuh.
“Memang sudah diikuti dari belakang Kak, tapi kami tidak curiga dan mereka langsung mempeti serta mengambil kunci kontak. Kemudian menendang bodi motor dan kami pun terjatuh, setelah itu salah satu dari kawanan rampok itu mengeluarkan pisau dan mengancam jika tidak memberikan motor maka kami akan ditujah,” ungkapnya di hadapan penyidik.
Diceritakannya jumlah pelaku tiga orang dan menggunakan sepeda motor Jupiter MX, sedangkan motor miliknya itu motor Honda Bite warna biru putih dengan nomor polisi BD 6377 CD.
“Sempat melakukan perlawanan akan tetapi karena diancam dengan pisau jadi takut dan diberikan saja motornya, namun bukan hanya motor saja dan juga handpone serta tas yang terletak di dalam bok motor,” jelas Sepda.
Kapolres Mura AKBP Herwansyah Saidi melalui Kapolsek Rupit Iptu Ujang AR mengaku, sudah melakukan penyelidikkan dan pengembangan kasus perampokan ini.
Dilanjutkannya bedasarkan keterangan dari korban para pelaku berjumlah tiga orang dengan menggunakan sepeda motor Jupiter MX. Menurutnya para pelaku sudah pemain lama, sebab tempat kejadian itu di tengah kota.
“Kita sudah melakukan penyelidikan terhadap pelaku dan sekarang nama-nama pelaku sudah diketahui ternyata salah satu dari pelaku Daftar Pencarian Orang (DPO) kita,” beber Ujang.
Dijelaskannya pihaknya sekarang sudah melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku dan mudah-mudahan dalam waktu dekat para pelaku dapat ditangkap. “Mudah-mudahan saja dalam waktu dekat para pelaku dapat ditangkap,” imbuhnya. (ain)











