PT PBS: Jalur Pipa Sudah Diberikan ‘Warning Sign’

Senin, 26 Desember 2016
Tampak line pipa yang tidak ditanam

PALI, Sumselupdate.com – Jaringan line pipa minyak dan gas (migas) milik PT Petroenim Betun Selo (PT PBS) yang dipasang tergeletak di atas tanah (tidak ditanam,red) yang berada di Desa Purun dan Desa Purun Timur Kecamatan Penukal Kabupaten PALI tersebut menurut Sunario, Humas PT PBS telah diberi tanda warning Sign.

Bahkan, dirinya juga mengatakan pemasangan pipa itu di lahan warga yang sudah dibebaskan.

Read More

“Pipa yang tidak ditanam dipinggir kebun warga itu berada di paritan jalan perusahaan PBS dan tidak berada di tanah kebun warga, jadi tidak ada kewajiban kita harus menanam pipa tersebut. Pipa yang yang katanya sering jatuh dari tresel atau pipe support itu sudah kita atasi dengan cara penambahan tresel (pipe support) di area pipa yang sering jatuh tersebut. Untuk pipa yang melintas di depan rumah warga atau jalan perlintasan sudah ditanam, tetapi dalam aturan kita tidak wajib menanam pipa itu,” bebernya.

Disinggung sudah adanya korban akibat pemasangan pipa tersebut, Sunario menjawab bahwa pihaknya sudah bertanggungjawab dengan memberikan perobatan serta santunan terhadap korban.

“Kejadian itu sudah lama, sekitar enam bulan lalu, di mana anak tersebut sengaja duduk diatas pipa dengan tidak mempedulikan warning sign yang terpampang. Namun telah kita obati dan telah kita beri santunan. Dan kami tegaskan lagi, bahwa sebelum pemasangan pipa line tersebut, pihak perusahaan telah memperhitungkan semuanya,dan tidak mungkin tidak mengindahkan keselamatan warga sekitar,” ungkap Sunario. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts