9.418 Hektar Areal Lahan Kritis Telah Ditanami

Minggu, 1 Mei 2016
Bupati Mura, H Hendra Gunawan

Muarabeliti, Sumselupdate.com –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura dalam penanganan kerusakan dan pencemaran lingkungan terus berupaya melalukan langkah strategis guna memulihkan lingkungan.

Bupati Mura, H Hendra Gunawan menjelaskan langkah itu yakni pemulihan terhadap lahan kritis baik di dalam maupun di luar kawasan hutan di Kabupaten Mura.

Read More

Itu disampaikan orang nomor satu di bumi Lan Serasan Sekantenan beberapa hari lalu ketika membacakan nota pengantar laporan keterangan pertanggung jawaban (LPKJ) Bupati Mura tahun 2015.

Dia  menjelaskan, rehabilitasi luas areal lahan kritis yang ditanami pada 2014 lalu yakni seluas 8.033 hektar. Sedangkan di 2015 lebih meningkat sebanyak 9.418 hektar luas areal lahan kritis yang telah ditanami.

“Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Mura telah memproduksi bibit tanaman kehutanan dari tahun ketahun,” jelasnya.

Lebih lanjut, hal itu dapat dilihat pada 2014 yang lalu sebanyak 114.000 batang. Bahkan sampai 2015 produksi bibit tanaman kehutanan yang ditargetkan 50.000 telah meningkat menjadi 52.040.

Selain itu, dalam rangka perwujudan kawasan lindung di Kabupaten Mura, pihaknya juga telah menempuh sejumlah langkah.

Di antaranya melalui kegiatan penataan batas wilayah pada kawasan hutan konservasi Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Itu dilakukan secara bertahap guna menjamin kepastian hukum terhadap lokasi dan status kawasan.

Lalu dalam rangka meningkatkan kepastian lokasi dari kawasan lindung, juga dilakukan upaya penandaan batas. Khususnya pada kawasan lindung di luar kawasan hutan.

“Pelaksanaan pembangunan daerah, sering dihadapkan pada kondisi yang dilematis antara kepentingan ekonomi dengan kepentingan menjaga daya dukung lingkungan,” bebernya.

Nah, Kondisi daya dukung lingkungan di Mura menunjukan kecenderungan yang semakin menurun. Dan berdampak pada terjadinya kerusakan lingkungan serta bencana alam.

“Karena itu perlu adanya perwujudan kawasan lindung di Kabupaten Mura,” pungkasnya. (ain)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts