3 Pejabat Kena OTT, Menpora: Kami Serahkan Proses Hukum ke KPK

Menpora Imam Nahrawi (Foto: Republika)

Jakarta, Sumselupdate.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi kaget ada tiga pejabatnya terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menyerahkan proses hukum kepada KPK.

“Kami akan serahkan proses hukumnya ke (KPK),” kata Imam seperti dikutip dari laman detik.com, Rabu (19/12/2018).

Bacaan Lainnya

Imam sangat menyayangkan adanya OTT tersebut. Padahal beberapa waktu lalu, Imam mengaku sudah mewanti-wanti semua staf Kemenpora untuk tidak main-main dengan anggaran.

“Pasti (menyayangkan). Beberapa hari lalu saya briefing, jangan main-main dengan anggaran ke semuanya. Saya juga heran, kaget, ya Allah ada saja ujian,” ucap Imam.

Imam mengatakan akan menggelar jumpa pers di kantornya pada pukul 11.00 WIB terkait OTT ini. “Nanti pukul 11.00 WIB, saya jumpa pers,” katanya.

Sebelumnya, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang berlaku. Dia menunggu keterangan lebih jelas dari KPK.

“Tetap kami tetap menghormati proses hukum yang berlaku dan menunggu keterangan lebih lanjut dari KPK, sehingga kami tidak bisa berandai-andai mengenai kasusnya sampai ada penjelasan resmi dari KPK,” kata Sesmenpora Gatot S Dewa Broto.

Mereka yang diamankan dalam OTT KPK yakni Deputi IV, pejabat pembuat komitmen (PPK), bendahara, dan dua orang staf. KPK, disebut Gatot, juga menyegel tiga ruangan, yakni Deputi IV, Asdep Orpres, dan ruang staf.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menyebut sembilan orang diamankan dalam OTT KPK, termasuk pengurus KONI. OTT KPK terkait dugaan fee dana hibah ke KONI. “Uang disita sekitar Rpim300 juta dan kartu ATM,” sebut Febri terpisah. (pto)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.