PALI, Sumselupdate.com – Pada 2018 mendatang, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) kementerian sosial RI akan bertambah menjadi 10.932 penerima. Setelah pada 2017, penerima dana PKH hanya berjumlah 3.313 KPM.
“Dari hasil validasi, tercatat ada penambahan penerima PKH, yaitu sebanyak 7.619 calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH untuk menerima bantuan PKH tahun depan. Dimana tahun 2017 ini terdata ada 3.313 KPM PKH, masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp 1.890.000,-. Jadi total tahun 2018 nanti jumlah penerima manfaat PKH di PALI sebanyak 10.932 KPM,” terang Sumarwan, Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI, Rabu (22/11/2017).
Dijelaskannya bahwa PKH adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan uang tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dengan syarat dapat memenuhi kewajiban terkait pendidikan dan kesehatan,dan di kabupaten PALI program ini telah berjalan,serta penerimanya juga terus bertambah.
“PKH, bertujuan mengurangi beban RTSM dan diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar-generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari kemiskinan. PKH juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Millenium atau Millenium Development Goals (MDGs),” jelanya.
“Program ini dikenal sebagai Program Bantuan Tunai Bersyarat. Persyaratan tersebut berupa kehadiran di fasilitas pendidikan (anak usia sekolah) maupun kehadiran di fasilitas kesehatan (anak balita dan ibu hamil).Kita di PALI terus meningkat penerimanya,serta tahun depan naik lebih dua kali lipat,” Sumarwan menjelaskan.
Diharapkannya dengan adanya PKH tingkat keluarga miskin di PALI bisa berkurang karena menurut Sumarwan,tujuan PKH adalah mengurangi angka kemiskinan dan memutus rantai kemiskinan antar-generasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan.
“Secara khusus, tujuan PKH adalah, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan peserta PKH, meningkatkan taraf pendidikan peserta PKH dan meningkatkan status kesehatan dan gizi peserta PKH.Jadi kami yakin, dengan adanya program ini, kemiskinan bisa dikurangi di PALI,” bebernya. (adj)











