19 Tahun Penantian Sukirno Belum Berakhir, Calon Jemaah Haji asal PALI yang Batal Berangkat

Sukirno, Calon Jamaah Haji yang batal berangkat tahun ini.

PALI, Sumselupdate.com –  Sukirno, warga Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tidak bisa menutupi rasa kekecewaannya, lantaran tidak jadi berangkat untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 1442 Hijriyah atau tahun 2021. Padahal, ia sudah 19 tahun menantikan bisa menunaikan rukun Islam yang kelima.

Tapi, ia harus menelan kekecewaan, setelah Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Agama resmi tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia pada tahun ini.

Bacaan Lainnya

Dihubungi via telpon Jumat (4/6/2021), Sukirno, Jemaah Haji asal Kabupaten PALI, mengaku menerima apapun keputusan dari Pemerintah, meskipun berat untuk Ia terima.

“Sudah bertahun-tahun saya mendaftar haji, tepatnya pada tahun 2002 lalu. Kemudian saya dijadwalkan berangkat haji pada tahun ini. Tentu rasa senang dihati, bisa melengkapi rukun Islam. Namun apa daya, setelah menonton langsung dari stasiun TV kemarin malam, dimana Menteri Agama yang resmi tidak memberangkatkan jamaah haji. Saya hanya kecewa, dan berharap ada kabar agar kami jamaah haji bisa berangkat tahun ini,” cerita Sukirno, yang merupakan seorang guru di salah satu sekolah yang ada di Bumi Serepat Serasan.

Meski belum ada pemberitahuan secara resmi dari kantor Kementerian Agama Kabupaten PALI, namun dirinya sudah terlebih dahulu menonton siaran langsung Menag yang mengumumkan bahwa, jamaah haji asal Indonesia pada tahun 1442 Hijriah tidak jadi berangkat.

Ia masih sangat berharap, agar dirinya bersama jamaah haji yang lain bisa menunaikan ibadah haji pada tahun ini.

“Kita tidak tahu ya, namanya takdir. Tentu kami sangat berharap, bisa berangkat menunaikan ibadah haji,” imbuhnya.

Terkait suntik vaksin yang diikutinya menjelang keberangkatan dan sebagai syarat untuk berangkat haji, Sukirno mengakui sudah menjalani semua suntik vaksinasi.

“Ada tiga suntik vaksin yang kami jalani, yaitu vaksin meningitis, vaksin influenza hingga vaksin Covid-19. Semuanya sudah kami ikuti, tapi lagi-lagi tidak bisa berkata-kata, karena kami tidak jadi berangkat. Dan kami taat apa yang menjadi keputusan pemerintah,” sambungnya.

Sukirno dijadwalkan akan berangkat berdua dengan sang istri bersama dengan 10 orang calon jemaah haji asal Kabupaten PALI.

InsyaAllah, Allah SWT telah menyiapkan yang terbaik bagi kami,” pungkasnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.