Baturaja, Sumselupdate.com – Setelah mengabdikan diri selama kurang lebih dua tahun 17 orang Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan Pedesaan (PSP3) dari Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang bertugas di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyelesaikan tugasnya.
Pelepasan PSP3 angkatan XXIV periode 2014-2016 itu di pusatkan desa Tungku Jaya kecamatan Sosoh Buay Rayap, Rantau Kumpai dilepas langsung Kadisporabudpar OKU Paisol Ibrahim.
“Kurang lebih 2 tahun mereka telah mengabdikan dirinya di sembilan desa,”ucap Kadisporabudpar Paisol Ibrahim didampingi Kabid Pemuda Iwan Setiawan SAg SSos MSi, disela acara tersebut, Kamis (8/9).
Mereka (pemuda PSP3 red) kata Paisol, telah banyak membantu masyarakat di pedesaan antara lain desa Tubohan Desa Padang Bindu, Mekar Jaya, Tungku Jaya, Ulak Lebar, Gunung Tiga Mendingin dan Tanjungan serta desa Gunung Kuripan.
“Saya selaku mewakili Pemkab mengucapkan terima kasih atas sumbangsih yang diberikan tentu banyak hal yang bermanfaat yang ditularkan kepada masyarakat untuk berbagai bidang,” imbuh Paisol.
Faisol menambahkan memang secara fungsional adalah naungan kemenpora dan sementara Disporabudpar OKU pembinaan faktual di lapangan.
Keguatan semacam ini adalah kegiatan yang membantu khusunya di desa, peranan PSP3 adalah sebagai manajemen dilapangan.
“Mendorong program pembangunan di pedesaan. Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian pemuda pemudi dari Aceh, Riau Bengkulu dan Bangka ini,” terang Paisol.
Kadispora Provinsi Sumsel diwakili kasi pengembangan dan pemberdayaan kepelopolaran kepemudaan Hunce J Hamzah dalam sambutanya menyampaikan PSP3 adalah kebanggaan kementrian Olahraga ini kata Huncr merupakan angkatan ke 25 khusus ditugaskan di desa untuk bersama sama membangun desa.
“Banyak hal yang dilakukan dan banyak kekurangan oleh karena itu saya mewakili pihak pusat menyampaikan mohon maaf terima kasih atas kerjasama yang baik ini, semoga apa yang diberikan pemuda bisa menjadi contoh yang baik terhadao masyarakat desa,” terangnya.
Sementara salah satu perwakilan PSP3, Deva Tri Maya Sari mengaku selama bertugas di wilayah OKU banyak hal berkesan didapatkannya. Untuk program sendiri sudah diakuinya sudah diberikan mereka mulai dari pelatihan wirausaha, kepemudaan karang taruna penyusan lpj di kantor desa pengembangab pariwisata dan lainya.
“Kalau saya di desa Pengandonan program unggulan lebih kepada penllatihan ukm kerajinan tangan. Semoga itu bisa bermanfaat,” harap Deva.(Yan)











