10 Persen Peserta SBMPTN CBT Absen

Selasa, 16 Mei 2017
Ilustrasi

Palembang, Sumselupdate.com – Pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang dilaksanakan serentak se-Indonesia hari ini dilakukan dengan dua sistem ujian. Selain menggunakan sistem manual (kertas-red), peserta bisa mengerjakan dengan sistem Computer Based Test (CBT).

Beberapa tempat yang menjadi lokasi tes terlihat berjalan tenang. Panitia sudah memasang spanduk lokasi tes dan imbauan untuk tenang selama ujian. Meskipun sempat terjadi kepadatan kendaraan di kawasan pelaksanaan ujian. Namun pihak kepolisian bersama aparat keamanan sudah mengatur kondisi lalu lintas.

Read More

Untuk beberapa sekolah yang digunakan untuk tes, para siswa diliburkan sehingga suasana tenang dan kondusif. Ujian sendiri dimulai tepat pukul 07.00 WIB dan berakhir pada pukul 14.15 WIB.

Dari jumlah 120 peserta SBMPTN CBT yang dipusatkan di Fakultas Kedokteran Unsri, ada 10 peserta yang tidak hadir. Semuanya merupakan peserta Saintek yang tanpa memberi keterangan kepada panitia.

Sebab berbeda dengan peserta yang ujian reguler, sistem CBT ini hanya diikuti peserta Saintek dan Soshum tanpa campuran.

“Setelah didata, tiga peserta ini tidak hadir ujian dan untuk alasan sendiri kita belum tau karena tidak ada laporan kepada pihak kami,” ujar ketua panitia lokal SBMPTN Unsri, Zulkufli Dahlan saat dibincangi melalui telepon selulernya.

Ia menambahkan, untuk pelaksanaan ujian sistem CBT yang kedua ini tidak mengalami Kendala apapun. Apalagi dengan uji coba yang pertama kali pada SBMPTN kali ini, semua peserta malahan terlihat menikmati dan santi dalam mengerjakan soal ujian.

“Tidak hanya menyiapkan komputer cadangan, tetapi pihak kami juga sudah menyiapkan sistem ujian manual (kertas), sehingga saat peserta mengalami trouble ataupun listrik padam bisa dialihkan kesana. Namun syukur semuanya berjalan lancar,” jelasnya.

Selanjutnya dari dua pelaksanaan ujian pun terbilang tidak ada hambatan, karena pihaknya belum menerima laporan apapun akan kendala di lapangan. “Syukurlah jika semua berjalan dengan baik, tidak ada hambatan apapun. Semua yang kita laksanakan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” ujarnya.

Mengenai masih adanya beberapa peserta yang tidak hadir, ia mengatakan kejadian ini merupakan sebuah masalah klasik yang selalu terulang. Dimana pada setiap pelaksanaan SBMPTN tentunya akan ada beberapa peserta yang tidak hadir di hari pelaksanaan.

“Ini sudah biasa, ada beberapa peserta yang bayar pin sudah mengambil nomor namun tidak hadir, kalau diibaratkan hampir 10 persen dari jumlah pendaftar biasanya yang bisa tidak hadir. Untuk alasan pun kita tidak dapat memastikannya,” terangnya.

Dalam pelaksanaan ujian SBMPTN tahun ini hanya 94.5 persen atau 19.681 peserta yang hadir, sedangkan 1.143 lainnya absen tanpa keterangan dari 4 kecamatan titik lokasi dan tersebar di beberapa daerah di kota Palembang.

Salah satu peserta, Khoir Puji Sholeha, asal Desa Margomulyo, Jalur 16 mengatakan, ia cukup grogi saat pelaksanaan ujian karena pesertanya sangat banyak. Puji yang mengikuti tes di SMAN 3 Palembang ini harus berkonsentrasi menyelesaikan soal, karena jika salah maka nilainya akan minus.

“Sebelum ujian pun kita diberikan arahan oleh panitia tentunya. Dan saya lebih yakin untuk dapat lulus di tahapan SBMPTN tahun ini karena sudah belajar,” tandasnya. (sbw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts