WMSC PWI Sumsel Sukses Gelar Diskusi dengan Para Anggota Dewan Milenial Terpilih

Suasana diskusi yang digelar di Roca Cafe and Resto, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Kamis (4/9/2019) malam.

Palembang, Sumselupdate.com – Diskusi yang digagas Wartawan Milenial Sharing Club (WMSC) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel) dengan tema ‘Politisi Milenial: Apa yang akan Dibawa?; berlangsung sukses.

Antusias peserta diskusi Aktivis, Mahasiswa dan masyarakat Kota Palembang yang digelar di Roca Cafe and Resto, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Kamis (5/9/2019) malam, begitu tinggi.

Bacaan Lainnya

Diskusi tersebut menghadirkan beberapa nara sumber dari politisi milenial yang akan menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, Prabumulih, dan Provinsi Sumatera Selatan.

Nara sumber itu adalah Muchendi Ishak Mekki (anggota DPRD Sumsel terpilih), Akbar Alfaro dari Gerindra (DPRD Palembang), Pebi Anggi Pratama dari Golkar (DPRD Palembang) dan Alfa Sujatmiko dari PDIP (DPRD Prabumulih), pengamat politik, Andika Pratana Jaya, dan dipandu oleh Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar dibantu host Jeane Fitria.

Di pertengahan diskusi hadir juga tiga anggota DPRD terpilih, yaitu Azhari Haris (PAN), Sulaiman dan Vindo Faisal Anugrah dari Partai PKB didaulat oleh moderator Bung Firko, untuk memberikan pandangan soal politisi milenial.

Suasana diskusi yang digelar di Roca Cafe and Resto, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Kamis (4/9/2019) malam.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sumsel Ahmad Rizwan saat membuka diskusi mengatakan, masyarakat Sumsel mengharapkan anggota dewan terpilih, yang termasuk dalam generasi milenial mampu mewarnai perpolitikan di Sumsel, dan mampu memberikan pemikiran baru untuk menjawab tantangan zaman khususnya di Sumsel di masa datang.

“Banyak hal yang menyangkut tentang milenial dan ini menjadi sebuah pembahasan semenjak lima tahun yang lalu,” ungkapnya.

Generasi ini menurut Rizwan sekarang bermunculan di mana-mana dengan segala aktifitas dan sepak terjang.

Banyak hal juga yang sudah dilakukan tetapi juga ada tantangan yakni perspektif masyarakat  terhadap generasi milenial ini karena masih belum sepenuhnya bisa diterima.

Terkadang, kata dia lagi, orang muda bisa dibilang belum ada pengalaman, belum punya kapabilitas dan sebagainya, serta terkadang melakukan sepak terjang yang tidak terukur dan tidak ada substansinya sehingga mempengaruhi persepsi terhadap generasi milenial yang baik.

“Kami harap anggota dewan dari generasi milenial ini mampu memberikan pemikiran baru di dewan nanti,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar sekaligus pemandu diskusi mengatakan, WMSC PWI Sumsel ini hadir sebagai suatu wadah untuk pewarta muda dalam menyumbangkan pemikiran, ide, dan gagasan dalam memajukan dunia jurnalis semakin maju.

“Hal ini patut di apresiasi, dan dari PWI Pusat juga mengapresiasi kegiatan ini, saya harap dari WMSC ini mampu memberikan feed back yang baik bagi masyarakat Sumsel dan lebih mengenalkan lagi PWI Sumsel lewat kegiatan-kegiatan yang digagas tentunya dengan ala milinial,” ujarnya. (syd)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.