Muratara, Sumselupdate.com – Sejumlah warga Desa Noman dan Batu Gaja Kecamatan Muara Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mempertanyakan kegunaan lampu penerangan jalan lintas sumatera (jalinsum) karena lampu penerangan tersebut semenjak dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Muratara belum berfungsi sebangaimana mestinya.
Sedangkan seharusnya lampu penerangan jalinsum yang dibangun dari Desa Maur, Batu Gaja, Noman sudah dapat berfungsi dan menyala pada malam hari akan tetapi lampu penerangan jalinsum tersebut tidak berfungsi sama sekali.
Menurut Rishahudi (43)warga Desa Noman Baru, semenjak dibangun Lampu penerangan jalinsum dari Maur hingga Noman tidak berfungsi dengan baik sedangkan seharusnya lampu itu dapat dipergunakan sebagai penerangan jalan”kata dia.
Lanjutnya “pembangunan penerangan lampu jalinsum tersebut menelan dana ratusan juta rupiah, namun sangat disayangkan lampu itu tidak berfungsi dan menyala pada malam hari” jelasnya.
Hal senada diungkapkan Abdi (40) warga kelurahan Muara Rupit, untuk saat ini hampir seluruh lampu jalan yang dibangun dari Pemerintah Kabupaten Muratara pada tahun Anggaran 2015 lalu tidak menyala pada saat malam hari.
Untuk itu kami selaku warga dan masyarakat Kabupaten Muratara sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Muratara agar dapat memperbaiki penerangan lampu jalan yang ada di sepanjang jalinsum supaya dapat dipergunakan.
Terpisah, Kepala Dinas Pertambangan,Lingkungan Hidup dan Energi H.Alfirmansyah di dampingi Kepala Bidang Energi Sariyono, mengatakan bahwa untuk saat ini memang seluruh pembangunan penerangan lampu jalan yang ada di wilayah Kabupaten Muratara dari tahun 2015 tidak menyala dikarenakan masih membutuhkan Travo tambahan. (Ain)











