Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang Gelar Bukber Bersama OPD dan Santuni Anak Yatim

Writer: - Kamis, 5 Maret 2026

Pangkalpinang, sumselupdate.com – Wali Kota Pangkalpinang dan Wakil Walikota Prof. Udin, dan Cece Dessy menggelar acara buka puasa bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (5/3/2026).

Selain mempererat silaturahmi, momentum ini dimanfaatkan untuk merefleksikan relevansi Alquran di tengah pesatnya perkembangan teknologi modern.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua TPP PKK Susanti Saparudin, Sekretaris Daerah, serta seluruh kepala dinas, camat, dan lurah se-Kota Pangkalpinang.

Suasana khidmat menyelimuti rangkaian acara yang juga diisi dengan tausyiah Ramadan dan santunan bagi anak-anak panti asuhan.

Dalam sambutannya, Saparudin membagikan pengalaman pribadinya saat melakukan riset mengenai kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) beberapa tahun lalu. Ia menyoroti bagaimana teknologi saat ini sedang berupaya keras meniru pola pikir manusia.

“Beberapa tahun lalu saya menulis tentang riset kecerdasan buatan. Ada upaya menciptakan sesuatu yang menyerupai manusia, termasuk cara berpikirnya. Bahkan diprediksi robot akan semakin cerdas, bisa mengemudi kendaraan, dan melakukan banyak hal,” ujar saparudin.

Meski teknologi berkembang pesat, ia menegaskan bahwa konsep berpikir manusia yang paling hakiki sebenarnya telah dijelaskan secara rinci dalam Alquran. Menurutnya, Alquran tidak hanya memandang manusia dari sisi lahiriah, tetapi juga aspek batiniah yang tidak bisa ditiru oleh mesin.

Saparudin menjelaskan bahwa di dalam Alquran terdapat penjelasan mengenai aspek lahir dan batin dalam proses berpikir manusia. la menilai hal tersebut membuktikan betapa luar biasanya petunjuk yang terkandung dalam kitab suci tersebut bagi kehidupan manusia.

Lebih lanjut, saparudin mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk mengubah paradigma dalam berinteraksi dengan Alquran. la menekankan agar umat tidak sekadar membaca lafaz, tetapi mulai mendalami esensi maknanya.

“Ramadan mengajarkan kita untuk mengaji. Artinya bukan sekadar membaca huruf Arab, tetapi mengkaji isi Alquran. Alquro adalah petunjuk bagi seluruh manusia, berinteraksi dengan Alquran. la menekankan agar umat tidak sekadar membaca lafaz, tetapi mulai mendalami esensi maknanya.

“Ramadan mengajarkan kita untuk mengaji. Artinya bukan sekadar membaca huruf Arab, tetapi mengkaji isi Alquran. Alquran adalah petunjuk bagi seluruh manusia, bukan hanya untuk umat Islam saja,” tegasnya.

Saparudin menambahkan bahwa sangat disayangkan apabila manusia melewatkan kesempatan untuk mempelajari isi Alquran, padahal banyak ayat yang mendorong manusia untuk terus belajar dan berpikir kritis.

Menutup sambutannya, saparudin mengutip Surah Al-Baqarah ayat 183 hingga 187 yang menjelaskan tujuan ibadah di bulan Ramadan. la berharap momentum ini mampu membentuk aparatur sipil negara (ASN) yang lebih bertakwa dan memiliki integritas tinggi dalam melayani masyarakat. (*)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts