Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel mengingatkan, masyarakat harus terlibat dan dilibatkan dalam pembangunan, sehingga jangan hanya menjadi penonton.
“Karena tujuan pembangunan memajukan dan mensejahterakan rakyat, justru fokus pembangunan adalah rakyat,” kata Gobel dalam kegiatan sosialisasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Sabtu (16/9/2023).
Melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (17/9/2023), menurut Gobel, pembangunan adalah upaya membangun masyarakat agar terjadi perbaikan dan kemajuan di segala bidang secara sistematis dan terencana.
Pembangunan lanjut Gobel, harus menyertakan dan melibatkan masyarakat, dan salah satu bentuk yang paling sederhana menjadikan masyarakat setempat sebagai tenaga kerja dalam kegiatan pembangunan tersebut.
“Masyarakat juga jangan hanya ingin pekerjaan, harus bisa bekerja keras dan meningkatkan kemampuan,” ujar Politisi Fraksi Partai NasDem ini.
Dikatakan, sosialisasi program JKN bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia agar bisa terlibat optimal dalam pembangunan.
Oleh karena itu, dia mengajak masyarakat selalu mengecek keaktifan kepesertaannya dalam program JKN melalui aplikasi Mobile JKN, sehingga pada saat dibutuhkan, kepesertaannya aktif.
“Selain itu masyarakat juga harus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan. Dengan demikian, masyarakat siap terlibat dalam proses pembangunan,” katanya.
Dia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia telah mendapat perhatian serius dari Presiden Joko Widodo, mulai dari pendidikan, kesehatan, jaminan kesehatan, dan perjuangan mengatasi masalah stunting yang masih tinggi di Indonesia.
“Pembangunan sumber daya manusia berkualitas bukan hanya masyarakat menjadi terlibat aktif dalam pembangunan, tapi menjadikan pembangunan dan kemajuan Indonesia menjadi terjamin keberlanjutannya,” tuturnya.
Dijelaskan, dia telah menanamkan investasi di Gorontalo Utara senilai Rp1,4 triliun yaitu pembangunan pelabuhan internasional Anggrek, untuk menjadi lokomotif pembangunan di Provinsi Gorontalo.
“Akan ada 100 ribu lapangan kerja yang tercipta dalam 30 tahun. Saya ingin rakyat Gorontalo benar-benar menikmati, baik terlibat secara langsung maupun secara tidak langsung pada industri penopang,” katanya. (duk)











