Jakarta, sumselupdate.com – Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel mengingatkan, agar pembuatan kebijakan di bidang ekonomi harus memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Hal itu disampaikan Gobel saat memberikan sambutan dalam acara Hulonthalo Art & Craft Festival yang diselenggarakan perwakilan Bank Indonesia Gorontalo.
“Jangan pilih kebijakan ekonomi yang melemahkan NKRI, yang menghancurkan kita sendiri. Pilih ekonomi yang memperkuat NKRI,” tegas Gobel, Minggu (17/9/2023) sebagaimana disampaikan Gobel di Gorontalo, Jumat (15/9).
Gobel menceritakan saat kecil ia teringat pesan Jenderal M Jusuf, yang waktu itu menjabat Menhankam/Pangab. Kala itu, kenang Gobel, Jenderal Jusuf ditanya anggota DPR tentang kondisi peralatan tempur Indonesia yang terbatas sehingga rawan infiltrasi dan serangan asing.
“Jusuf menjawab pertahanan terbaik adalah di desa. Tentu saat itu konteksnya perang gerilya. Di era perang dagang pun pertahanan terbaik tetap di desa, tapi pertahanan tersebut dalam bentuk ekonomi,” jelas Gobel.
Dalam konteks itu, ekonomi desa bertumpu pada pertanian, perikanan, perkebunan, dan UMKM. Menurut Gobel, kesuksesan di sektor pangan membuat kebutuhan dasar nasional terjamin dan tidak tergantung pada pasokan asing. Dengan demikian, masyarakat tidak akan kelaparan dan terjamin logistik nasional.
Pada sisi lain, UMKM menyerap tenaga kerja yang sangat besar, lebih dari 90 persen berada di sektor UMKM. Kontribusi UMKM terhadap PDB juga masih dominan, yaitu sekitar 60 persen.
“Jadi, menjaga ekonomi desa, yaitu sektor UMKM, pertanian, perikanan, dan perkebunan adalah pilihan terbaik dalam kerangka menjaga NKRI. Itulah makna strategisnya,” tandasnya.
Melalui pendekatan itu, kata Gobel, maka mayoritas rakyat Indonesia akan terangkat ekonomi dan kesejahteraannya.
“Ini juga akan menciptakan pemerataan ekonomi. Penguatan koperasi juga sangat strategis sebagai instrumen kelembagaannya. Jika itu terjadi maka NKRI menjadi kuat dan tangguh,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, acara Hulonthalo Art & Craft Festival diikuti segenap pelaku UMKM di Gorontalo seperti produk pangan dan kerajinan Gorontalo. Acara yang mengusung tema Bangga Buatan Indonesia dan Gemar Berwisata di Indonesia tersebut juga dimeriahkan fashion show kain sulam Karawo yang merupakan produk khas Gorontalo yang sudah mendunia. (duk)











