Teknologi Informasi untuk Dunia Pendidikan

Rabu, 11 Januari 2023
Ilustrasi

Perkembangan teknologi informasi di zaman sekarang sangatlah pesat. Dari perkembangan teknologi informasi ini orang dapat bertukar informasi dan dapat berkomunikasi antar kota atau negara sekalipun. Tidak ada lagi yang menghalangi untuk berinteraksi dengan jarak jauh. Itu merupakan salah satu manfaat dari teknologi informasi yang melibatkan berbagai bidang salah satunya yaitu bidang pendidikan.

Di zaman yang serba modern proses belajar mengajar juga punya cara yang berbeda dengan didukung adanya kemajuan teknologi informasi. Dengan adanya kemajuan teknologi informasi membuat penyampaian materi atau bahan ajar dalam dunia pendidikan tidak mungkin lagi hanya dengan cara kuno. Disamping itu cara ini tidak sesuai lagi dengan kebutuhan serta tuntutan pada zaman sekarang dan ketertarikan atau minat belajar pada anak. Kemajuan teknologi informasi memberi arti tersendiri bagi kegiatan belajar mengajar. Bukan hanya itu saja tetapi pemanfaatan perkembangan teknologi di dalam bidang pendidikan juga berguna dalam hal pengelolaan data dan informasi.

Read More

Dengan adanya kemajuan teknologi informasi yang membuat dunia pendidikan untuk memanfaatkan media teknologi informasi agar dapat menyampaikan materi secara menarik dan dapat meningkatkan minat belajar pada siswa. Selain itu adanya teknologi informasi dapat memungkinkan penyebaran informasi secara luas dan cepat, juga tercipta proses belajar mengajar yang efektif, efisien dan produktif. Perangkat-perangkat teknologi terdiri dari dua yaitu perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software).

Pendidikan adalah tempat untuk membentuk citra baik dalam diri manusia agar berkembang seluruh potensi dirinya. Landasan teori pendidikan terdapat pada undang – undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dijelaskan bahwa pendidikan adalah tempat atau wadah untuk mengembangkan seluruh potensi diri yang ada pada diri manusia. Oleh karena itu, secara umum bahwa pendidikan itu tidak terbatas pada materi pelajaran tertentu saja. Melainkan mencakup segala aspek yang berkaitan dengan potensi diri manusia dalam hal pengembangan.

Pendidikan adalah usaha sadar dan sistematis yang dilakukan orang-orang yang diserahi tanggung jawab untuk mempengaruhi peserta didik agar mempunyai sifat dan tabiat sesuai dengan cita-cita pendidikan (Achmad Munib, 2004). Sedangkan menurut ahli pedagogik dari Belanda Langeveld (1980) mengemukakan bahwa pendidikan merupakan suatu bimbingan yang diberikan oleh orang dewasa kepada anak yang belum dewasa untuk mencapai tujuan yaitu kedewasaan.

Pengertian teknologi menurut Ursula Franklin (1989) mengatakan pendapatnya mengenai teknologi sebagai suatu cara praktis yang menjelaskan mengenai cara kita semua sebagai manusia membuat segala sesuatu yang berada di sekitar sini. Pengertian ini merujuk pada penggunaan teknologi yang merupakan seluruh benda yang dibuat oleh manusia dimana setiap orang bisa saja membuat dan juga mengembangkannya apabila mempelajarinya dengan baik dan dapat menerapkannya secara praktis.

Sedangkan informasi sendiri menurut Anton M.Melino (1990) merupakan data yang telah diproses dan diolah untuk tujuan tertentu. Adapun tujuan tersebut untuk menghasilkan sebuah keputusan. Suatu sistem informasi merupakan kumpulan – kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain, membentuk satu kesatuan, mengintegrasikan data, memproses dan menyimpan serta mendistribusikan informasi (Oetomo, 2002). Jadi Teknologi Informasi adalah teknologi yang tidak hanya pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang akan digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi melainkan mencakup teknologi komunikasi untuk mengirim atau menyebarluaskan informasi. Dengan adanya teknologi informasi dapat menciptakan atau meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dalam suatu instansi pendidikan.

Dunia menurut Deni Sopiansyah, As-Syar’i (2021) Dunia bukanlah tujuan akhir dari perjalanan hidup manusia karena itulah dunia ini tidaklah kekal karena akan selalu ada kematian sebagai akhir dari kehidupan di dunia ini. Dunia adalah ladang untuk kehidupan yang abadi dan kekal yaitu di akhirat kelak.

Teknologi Informasi dalam dunia pendidikan sangat berguna untuk siswa dan pendidik atau guru. Manfaat penggunaan teknologi informasi dalam dunia pendidikan adalah : dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas untuk mendapatkan informasi seputar dunia pendidikan dan pembelajaran, memudahkan siswa dalam memahami materi.

Teknologi Informasi juga punya peran penting dalam dunia pendidikan seperti pada pembelajaran berbasis komputer contohnya penerapan sistem Ujian Nasional tahun 2016 yang berbasis komputer atau dikenal dengan CBT, perpustakaan online, adanya website dalam perguruan tinggi, Learning Management System (LMS), dan e-learning.

Tampilan Learning Management System

 

Bukan hanya untuk siswa saja tetapi teknologi informasi juga dapat digunakan oleh pendidik untuk membuat materi bahan ajar agar menarik dengan cara seperti itu seorang siswa akan lebih tertarik dan mempunyai minat belajar yang lebih tinggi.

Di zaman sekarang ini pembelajaran di sekolah mulai disesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi sehingga terjadi perubahan dan pergeseran paradigma pendidikan (Hujair, 2009). Kemajuan teknologi informasi telah berpengaruh terhadap penggunaan alat bantu mengajar di instansi pendidikan. Guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran perlu dikembangkan berbagai model pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Hal ini perlu dilakukan agar proses pembelajaran terkesan menarik dan tidak membosankan sehingga siswa dapat menangkap pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Oleh karena itu peran media dalam proses pembelajaran menjadi penting karena akan menjadikan proses pembelajaran menjadi lebih bervariasi dan tidak membosankan. Proses pembelajaran merupakan proses komunikasi atau penyampaian pesan dari guru kepada siswa. Penelitian Eyler dan Giles (dalam Widharyanto, 2003) membuktikan bahwa keefektifan pembelajaran dipengaruhi oleh media yang digunakan guru.

Pengertian media pembelajaran menurut Latuheru (1988) media pembelajaran adalah semua alat bantu atau benda yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dengan maksud menyampaikan informasi pembelajaran dari guru maupun sumber lain kepada peserta didik.

Kemp dan Dayton (dalam Departemen Pendidikan Nasional, 2003) mengidentifikasikan beberapa manfaat media dalam pembelajaran yaitu : Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan, Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik, Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, Efisiensi dalam waktu dan tenaga, Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa, Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar, Mengubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif. Menurut Asyhar (2012) pada dasarnya media dapat dikelompokkan jadi empat jenis yaitu : media visual, media audio, media audio visual dan multimedia. Di zaman sekarang media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi yang sering digunakan dalam instansi pendidikan seperti Komputer, dan LCD Proyektor. Proses belajar mengajar harus mengalami perubahan untuk menciptakan pembelajaran yang nyaman, efektif, dan efisien namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Berdasarkan Surat Edaran dari Mendikbud RI No 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 pada satuan Pendidikan. Tenaga pendidik dan peserta didik dituntut untuk bisa beradaptasi dengan adanya proses pembelajaran yang baru atau berpindah dengan pembelajaran daring.

Learning Management System atau disingkat LMS

 LMS menurut Ellis (2009) adalah suatu perangkat lunak (software) untuk keperluan administrasi, dokumentasi, laporan sebuah kegiatan, kegiatan belajar mengajar dan kegiatan secara online, e- learning dan materi- materi pelatihan, yang semua itu dilakukan dengan online. Adanya LMS dapat membuat proses pembelajaran tetap berjalan meskipun dengan jarak jauh. Seperti salah satunya SMA Negeri 1 Patikraja yang sudah membuat dan menggunakan aplikasi LMS untuk melaksanakan Ulangan Tengah Semester dan Ulangan Akhir Semester. Contoh aplikasi pada Learning Management System seperti google classroom. Keunggulan Google Classroom sebagai Learning Management System (LMS) adalah gratis dan mudah diakses dimanapun dan kapanpun. Pengguna seperti guru dengan mudah memantau pekerjaan siswa siapa saja yang sudah melengkapi dan yang belum mengumpulkan tugas. Google Classroom menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh di Google Playstore.

 

Penulis:

Dwi Nur Fadhilah dan Ujang Khiyarusoleh

Universitas Peradaban

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts