Survei CELIOS Beri Rapor Buruk Prabowo-Gibran, Saham RANS Milik Raffi Ahmad Ditinggal 21 Ribu Investor

Writer: - Selasa, 13 Oktober 2026
Raffi Ahmad dan Prabowo Subianto [Instagram/@raffinagita1717]

Jakarta, Sumselupdate.com – Hasil survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyoroti penilaian terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Di sisi lain, saham RANS yang dikaitkan dengan Raffi Ahmad juga mencatat penurunan jumlah investor dalam sebulan terakhir.

Read More

Dalam survei CELIOS, para ahli memberikan nilai rata-rata 2,9 dari skala 10 terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Sementara itu, penilaian dari masyarakat umum tercatat lebih tinggi, yakni rata-rata 4,7 dari skala 10.

Survei terhadap 129 ahli tersebut menunjukkan bahwa 69 persen responden memberikan nilai antara 1 hingga 3. Bahkan, sebanyak 29 persen responden memberikan nilai 1.

Adapun dalam kelompok masyarakat umum yang melibatkan 1.142 responden, sebanyak 40 persen memberikan nilai antara 1 hingga 3. Sebaliknya, 20 persen responden memberikan penilaian tinggi, yakni antara 8 hingga 10.

Hasil tersebut memperlihatkan adanya penilaian yang beragam terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, dengan rata-rata nilai dari kelompok ahli berada di bawah penilaian masyarakat umum.

Investor Saham RANS Berkurang Hampir 15 Persen

Di tengah sorotan terhadap hasil survei tersebut, saham RANS juga mengalami perubahan jumlah investor. Berdasarkan data yang dikutip dalam laporan sebelumnya, jumlah pemegang saham RANS pada akhir September 2026 tercatat sebanyak 126.253 single investor identification (SID).

Angka itu turun 21.843 SID dibandingkan dengan akhir Agustus 2026 yang mencapai 148.096 SID. Dengan demikian, jumlah investor saham tersebut menyusut sekitar 14,75 persen dalam kurun waktu satu bulan.

Selain penurunan jumlah investor, harga saham RANS juga dilaporkan melemah 13,3 persen, dari Rp220 menjadi Rp189.

Sebelumnya, jumlah pemegang saham RANS sempat mencapai 188.225 SID pada Juli 2026, setelah saham tersebut melantai di bursa pada Juni 2026, sebagaimana tercantum dalam data yang menjadi rujukan laporan.

Penurunan jumlah pemegang saham dan harga saham itu menjadi perkembangan yang perlu dicermati. Namun, perubahan tersebut tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan hasil survei CELIOS terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran karena keduanya merupakan data dengan indikator dan konteks berbeda.

Raffi Ahmad Tercatat sebagai Pemegang Saham Terbesar

Dalam data kepemilikan yang dikutip, Raffi Ahmad tercatat memiliki 62,93 persen saham RANS. Pemegang saham lainnya antara lain PT Indonesia Entertainment sebesar 7,23 persen, Nagita Slavina Mariana Tengker sebesar 0,99 persen, serta sejumlah pemegang saham lain.

Nama lain yang tercantum dalam daftar kepemilikan tersebut meliputi Soultan Ariq Rachman dan Dony Oskaria, masing-masing sebesar 2,74 persen, Haji Isam sebesar 1,40 persen, serta Sutanto Hartono sebesar 1,14 persen. Sementara itu, porsi saham publik atau free float tercatat sebesar 19,96 persen.

Data survei CELIOS dan perkembangan saham RANS menghadirkan dua isu berbeda yang sama-sama menarik perhatian publik. Hasil survei menggambarkan penilaian responden terhadap kinerja pemerintahan, sedangkan perubahan jumlah investor dan harga saham mencerminkan dinamika di pasar modal.

Sebelum dipublikasikan, data harga saham, jumlah SID, tanggal pencatatan saham, serta komposisi pemegang saham perlu dicocokkan kembali dengan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dokumen resmi emiten.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts