Strategi Branding Kawasan Wisata Tantangan yang Harus Dijawab dengan Langkah Nyata

Writer: - Minggu, 28 Juli 2024
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat.

Jakarta, Sumselupdate.com – Pemanfaatan strategi komunikasi dan branding untuk memasarkan kawasan pariwisata di sejumlah daerah, seperti di Banyumas, Jawa Tengah, merupakan tantangan yang harus  dijawab dengan langkah nyata.

“Pemasaran dan branding kawasan wisata mesti berpijak pada mmdkebanggaan dan kepedulian akan sumber daya daerah,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka secara daring bimbingan teknis bertema Strategi Komunikasi Pengembangan Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Melalui Branding dan Media Sosial, yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif cq Direktorat Komunikasi Pemasaran di Bale Adipati Mrapat Kecamatan Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (27/7/2024).

Read More

Hadir pada acara tersebut I Gede Budiwijaya (Ketua Tim Kerja Komunikasi Multimedia Kemenparekraf RI), Deskart Sotyo Jatmiko, SH, MSi (Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas), Oka Yudhistira Pranayudha (Camat Banyumas), Nartam (Anggota DPRD Terpilih Partai Nasdem Kab. Banyumas), Qisthas Tsana I Noe’man

(Narasumber Bimtek) dan para pelaku usaha ekonomi kreatif Kecamatan Banyumas.

Menurut Lestari, pada dasarnya perkembangan teknologi yang begitu masif menuntut adaptasi pada setiap aspek kehidupan termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif.

Branding dan pemasaran destinasi wisata dan karya kreatif, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, saat ini tidak bisa lepas dari media sosial.

Melalui digitalisasi, jelas Rerie, desain promosi hanya membutuhkan waktu relatif pendek dan lebih menarik karena intervensi kecerdasan buatan.

Menurut Rerie, kolaborasi Pentahelix yang melibatkan lima komponen penting seperti pemerintah, masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan media, harus mampu diwujudkan dalam pengembangan pariwisata di Banyumas.

Karena, Banyumas banyak memiliki potensi daya tarik wisata dari sisi sejarah perkembangan kotanya, beragam kuliner khas, ekonomi kreatif, serta budaya masyarakat.

Dengan kerja sama yang kuat dari para pemangku kepentingan, Rerie meyakini Banyumas dapat menjelma menjadi daerah tujuan wisata yang mampu menarik minat wisatawan dengan beragam daya tarik yang dimiliki. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts