Sterilisasi Dari Covid-19, RS BAM Tutup Sementara Layanan IGD

Sabtu, 4 Juli 2020
Manajemen RS BAM memasang pengumuman di kaca bahwa layanan IGD ditutup sementara, Sabtu (4/7/2020).
Manajemen RS BAM memasang pengumuman di kaca bahwa layanan IGD ditutup sementara, Sabtu (4/7/2020).

Muaraenim-Sumselupdate.com-Manajemen Rumah Sakit Bukit Asam Medica (RS BAM) Tanjungenim melakukan penutupan pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Hal ini dilakukan guna melakukan sterilisasi IGD agar lebih kuat di dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Read More

Direktur RSBAM Tanjungenim Dr. Bandrio Sudarsono melalui Humas Kiki Ulfah Putri membantah kalau penutupan IGD RS BAM karena adanya 16 orang tenaga kesehatan di rumah sakit tersebut terpapar Covid 19.

“Mengenai penutupan yang ada di RSBAM, kita menutup pelayanan IGD saja untuk sementara waktu hingga 9 Juli, dengan tujuan dilakukannya sterilisasi IGD, agar lebih kuat di dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19.Jadi kalau ada informasi yang mengatakan kita tutup karena terdapat 16 tenaga kesehatan kita yang terpapar Covid 19, itu tidak benar,” terang Kiki kepada Sumselupdate.com, Sabtu (4/7/2020) melalui Whatsapp Humas RS BAM Tanjungenim.

Dikatakan Kiki, pelayanan lainnya selain daripada IGD, tetap berjalan seperti biasa. “Poliklinik, konsultasi online, persalinan,dan sebagainya di RS BAM tetap berjalan seperti biasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kiki menjelaskan, pihak RS BAM juga sudah menyiapkan ruang isolasi terpisah dari bangunan lainnya.

“Kami juga sudah menyiapkan dengan lengkap dan detail ruang isolasi bagi PDP, dan bangunan inipun terpisah dari bangunan lainnya. Setelah sterilisasi selesai, semua pelayanan akan berjalan normal seperti biasa,” jelasnya.

Sementara itu Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 kabupaten Muaraenim Panca Surya Diharta saat dikonfirmasi terkait penutupan tersebut menjelaskan, penutupan di instalasi gawat darurat RS BAM tersebut terkait masih banyaknya kasus yang ada di Kabupaten Muaraenim.

Hal ini dilakukan pihak rumah sakit untuk melakukan antisipasi terhadap kemungkinan yang tidak diinginkan terjadi.

“Ini penutupan di instalasi gawat darurat. Untuk pelayanan instalasi dan rawat inap masih, terkait dengan masih banyaknya kasus yang ada dan masih menunggu hasil swab dari BBLK Palembang serta memperlambat proses penularan atau memutus penularan mata rantai Covid 19 di wilayah tersebut. Maka itu, RSBAM melakukan penututupan sementara ruang IGD tersebut,” ujar Panca.

Sedangkan Kadinkes kabupaten Muaraenim Vivi Maryani saat dikonfirmasi sebelumnya mengatakan ke media ini untuk segera menghubungi pihak RS BAM.

“Terkait adanya informasi beredar bahwa RS BAM ditutup sementara karena adanya tenaga kesehatan di sana terpapar silakan hubungi pihak rumah sakit tersebut dan terkait hasil kasus Covid 19 tunggu release dari Jubir besok,” tutupnya.(dan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts