Lahat, sumselupdate.com – Stadion Gelora Serame merupakan satu-satunya stadion di Kabupaten Lahat yang terbilang cukup representatif. Selain berpagar dan memiliki tribun penonton, stadion ini juga ditumbuhi rumput hijau yang tertata rapi dan rata sehingga cukup nyaman untuk bermain bola.
Siapa sangka, stadion yang dahulunya bernama “Apolo” itu dibangun dengan gotong-royong oleh seluruh komponen masyarakat di jaman Bupati Lahat, H Kafrawi Rahim. Masyarakat rela membawa 3 sampai 4 batu bata per orang dan dikumpulkan di lokasi yang dulu bernama Apolo. Sementara Pemkab Lahat saat itu menyediakan semen dan pasir serta peralatan pendukung lainnya.
“Waktu itu semua masyarakat bekerja gotong-royong. Ada yang bawa batu bata. Bawa apa saja. Bahkan ada yang menyumbangkan tenaga. Makanya kemudian lokasi berubah nama dari lapangan Apolo menjadi Stadion Gelora Serame, karena dikerjakan rame-rame,” kata Totok, salah satu warga sekaligus pengurus KONI Kabupaten Lahat, seperti ditulis Edi Susanto dalam kompasiana.com, Senin (28/3).
Dalam perkembangannya, tulis Edi, stadion Gelora Serame sempat kurang terurus. Lapangan tidak rata dan rumput liar pun di mana-mana, hingga akhirnya Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Riva’i turun tangan memperbaiki stadion, terhitung tiga tahun lalu. Aswari pun menginstruksikan jajarannya di Dinas Pemuda dan Olahraga Lahat untuk merawat stadion ini, mulai dari perawatan rumput hingga penyiapan sarana lainnya.
Hasilnya, kini stadion itu memiliki rumput yang menghijau dan kondisi lapangannya semakin baik, sehingga semakin banyak pula orang yang ingin main bola di sini.
Bupati Lahat, Aswari pun mengamini bahwa Stadion Gelora Serame kini semakin representatif di tengah tampilan sederhananya. Bahkan sosok penggila olahraga itu menyebut kalau stadion tersebut sekarang telah menjadi pusat berkumpulnya para remaja pecinta olahraga.
“Tempat itu memang sangat sederhana, tetapi menjadi pusat berkumpulnya remaja Lahat yang menyenangi olahraga. Sebab di sana juga ada dua lapangan volly, bola basket dan kegiatan panjat tebing”, ujar Aswari merendah kepada sumselupdate.com, Senin (28/3).

Ke depan, lanjut Aswari, stadion tersebut akan terus dikembangkan dan secara kontinyu akan dijadikan ajang berbagai kompetisi olahraga. “Stadion ini akan terus diramaikan dengan kompetisi olahraga. Kemarin, Minggu (27/3) misalnya, di tempat ini telah dilakukan pembukaan Turnamen Sepak Bola U-21 Region Sumsel yang diikuti tim dari 15 kabupaten/kota dan dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Azwan Karim”, ujar Aswari.
Aswari mengaku sangat berterima kasih kepada semua elemen masyarakat yang selama ini telah bersama-sama merawat dan meramaikan stadion. Ia pun berharap, keberadaan stadion kebanggaan masyarakat Lahat ini dapat bermanfaat bagi warga dalam mengembangkan bakat dan hobinya di bidang olahraga. (shn)











