Serangan Bandara Riyadh Tewaskan 12 Orang dan Lukai 309, Konflik Arab Saudi-Houthi Memanas

Writer: - Minggu, 11 Oktober 2026
Para pendukung kelompok Houthi berpartisipasi dalam demonstrasi bersenjata di Sanaa, Yaman, pada 7 Oktober 2026. (Xinhua/Mohammed Mohammed)

Riyadh, Sumselupdate.com – Serangan yang menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada Sabtu (10/10/2026) menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya. Insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya saling serang antara Arab Saudi dan kelompok Houthi Yaman yang turut menyasar bandara-bandara utama.

Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi dalam pernyataan pada Minggu (11/10/2026) dini hari menyebutkan, korban tewas terdiri atas empat warga negara Arab Saudi dan delapan warga asing yang tinggal di negara tersebut.

Read More

Delapan warga asing itu terdiri atas dua warga Bangladesh serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.

Sementara itu, para korban luka dirawat di sejumlah rumah sakit. Beberapa di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi serius.

Sebelumnya, otoritas penerbangan Arab Saudi mengumumkan penghentian sementara operasional bandara untuk penilaian kerusakan dan pemeriksaan keselamatan.

Menanggapi serangan tersebut, kelompok Houthi menyatakan siap mengambil langkah timbal balik dengan Arab Saudi. Dalam pernyataannya, kelompok itu menyebut perlunya menjaga bandara, pelabuhan laut, dan fasilitas lain yang memiliki fungsi kemanusiaan agar tidak menjadi sasaran konfrontasi militer yang semakin meningkat.

Arab Saudi Gempur Wilayah Yaman

Di tengah eskalasi konflik, saluran televisi al-Masirah yang dikelola Houthi melaporkan bahwa Arab Saudi melancarkan gelombang baru serangan udara dan rudal di sejumlah wilayah Yaman yang dikuasai kelompok tersebut pada Sabtu (10/10/2026).

Serangan dilaporkan menyasar Bandara Internasional Sanaa, ibu kota Yaman yang dikuasai Houthi, wilayah di dekat Selat Bab al-Mandab yang strategis, serta sejumlah provinsi di Yaman utara.

Pada hari yang sama, pasukan pemerintah Yaman mengklaim lebih dari 1.150 pejuang Houthi telah dilumpuhkan dan lebih dari 180 kendaraan militer serta logistik dihancurkan atau dirusak dalam lebih dari 1.900 serangan di berbagai front selama 24 jam terakhir.

Namun, angka-angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Pertempuran Sengit di Taiz

Sementara itu, di sekitar Kota Taiz, Yaman barat daya, kemajuan kelompok Houthi meningkatkan tekanan terhadap pasukan pemerintah yang mempertahankan kota tersebut.

Sumber-sumber militer pemerintah Yaman kepada Xinhua menyebutkan, pergerakan Houthi juga mengganggu jalur-jalur utama yang menghubungkan Taiz dengan wilayah selatan Yaman yang dikuasai pemerintah. Bentrokan sengit dilaporkan masih berlangsung di sebelah selatan kota.

Dengan dukungan serangan udara Arab Saudi, pemerintah Yaman melancarkan operasi besar-besaran pada Senin (5/10/2026) untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Houthi. Salah satu titik pertempuran paling sengit berada di sekitar Selat Bab al-Mandab.

Selat tersebut merupakan jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan menjadi bagian penting dari rute perdagangan maritim internasional.

Konflik Yaman Kembali Memanas

Yaman dilanda konflik sejak akhir 2014, ketika kelompok Houthi menguasai Sanaa dan sebagian besar wilayah utara negara itu.

Pada 2015, koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi militer untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. Pemerintah tersebut kini berkedudukan di Kota Aden, Yaman selatan.

Pertempuran yang kembali meningkat ini menandai eskalasi besar setelah gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2022 sebagian besar berhasil menghentikan permusuhan berskala besar.

Serangan terhadap fasilitas penerbangan dan meningkatnya pertempuran di sejumlah wilayah Yaman menambah kekhawatiran terhadap keselamatan warga sipil serta stabilitas kawasan.

(**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts