Sadis! Pertahankan Motor, Petani Karet Tewas Ditikam Gerandong

Jasad Gimin yang tewas ditikam pelaku perampokan saat melintas di jembatan Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten OKU Timur, Sabtu (29/4/2017).

Martapura, Sumselupdate.com – Aksi begal atau lebih dikenal dengan istilah gerandong kembali menghebohkan masyarakat Kabupaten OKU Timur.

Kali ini Gimin (30), seorang petani karet warga Desa Cahya Negeri, Dusun Bangun Rejo, Kecamatan Semendawai Suku III, meregang nyawa setelah menjadi korban perampokan sadis yang terjadi pada Sabtu (29/4/2017).

Bacaan Lainnya

Aksi begal maut ini terjadi di jembatan Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Semendawai Barat, OKU Timur, sekitar pukul 17.30.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak kepolisian dan masyarakat, korban sore itu hendak pulang ke rumahnya, usai menyadap karet di Desa Tanjung Kukuh, Semendawai Barat.

Ketika tiba di jembatan Desa Tanjung Jaya, korban dihadang oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat warna putih tanpa plat nomor.

Korban yang merasa akan menjadi korban perampokan, langsung membuang kontak motornya ke arah semak belukar di sekitar lokasi kejadian.

Pelaku yang kesal karena tidak mendapati kontak motor korban dan gagal melancarkan aksi kejahatannya, lalu menikam korban secara membabi buta.

Akibatnya, korban terkapar bersimbah darah dengan total enam tusukan senjata tajam.

Di antaranya tiga tusukan tepat di dada korban, satu tusukan di tangan kiri atas, dan dua tusukan di bagian tangan kanan.

Korban yang sekarat, ditemukan oleh warga yang melintas di lokasi kejadian.

Akhirnya dibantu warga, korban yang sekarat langsung dilarikan ke Klinik HTM Tulus Ayu Belitang Madang Raya.

Namun, karena kondisinya yang semakin parah karena salah satu luka tusukan menembus paru-paru, korban pun lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum di Baturaja OKU.

Apa daya, Tuhan berkehendak lain. Di dalam perjalanan, nyawa korban sudah tidak dapat diselamatkan lagi. Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru, SIK melalui Kasubbag Humas AKP Hardan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian perampokan yang menghilangkan nyawa korbannya ini.

“Dikarenakan korban ditemukan sudah dalam keadaan terluka parah dan dalam penanganan medis sehingga pihak Polsek Cempaka tidak bisa mengambil keterangan dari korban,” katanya.

Saat ini, barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban merk Honda Type Beat warna merah putih dengan Nopol BG-6308-YAP dan pakaian milik korban telah diamankan di Polsek Cempaka.

“Untuk pelaku sedang kita lakukan penyelidikan,” jelas Hardan. (yul)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.